Blog

Home   /   blog   /   Cara Mempercepat Propagasi DNS

Cara Mempercepat Propagasi DNS

Propagasi domain adalah jeda waktu yang dibutuhkan untuk nama domain agar dapat terarahkan kepada server / hosting. Lamanya masa propagasi bervariasi (5 menit hingga 72 jam)tergantung dari banyak faktor, diantaranya: Umur Domain, Respon dari Registar, Respon dari Internet Provider. Ketika propagasi belum selesai, maka akan mengakibatkan website kita tidak dapat diakses, atau kadang bisa diakses, kadang tidak. Bagaimana dan apa sajakah penjelasan dari faktor – faktor diatas?

Umur Domain
Jika kita baru saja membeli nama domain, maka proses propagasi biasanya akan berlangsung cepat, hal ini karena registar domain kita baru saja mengarahkan domain kita ke server/hosting pertama kita. Sedangkan, untuk domain yang telahberumur cukup lama, maka cenderung refresh pointing dari root mereka akan lama. Nah faktor ini salah satunya yang mempengaruhi lamanya propagasi.

Respon dari Registar Domain
Seperti telah disebutkan diatas tadi, respon dari ragistar domain kita berperan penting. Jika registar kita memang lama dalam mengarahkan domain kita, maka domain baru pun bisa memakan waktu lama. Karena proses maintenance pada root mereka tidak langsung. Ciri – cirinya bisa dilihat dari DNS Record yang tidak sesuai dengan setting hosting kita, bisa dicek disini

Respon dari Internet Provider
Jika kedua faktor diatas berjalan normal, maka jika domain kita masih belum bisa diakses bisa jadi dari sisi internet provider kita belum melakukan update pada DNS tables mereka. Ini menyebabkan ketidak cocokan antara hasil trace route global dengan trace route kita dengan menggunakan ISP kita. Ciri – cirinya ditandai biasanya dengan;

hasil trace route global, berbeda dengan trace route kita.
domain kita bisa diakses oleh teman kita yang menggunakan ISP lain, sedangkan oleh kita tidak bisa.
domain dalam 1 IP address dengan kita bisa diakses, namun website kita tidak bisa
hasil ping global normal, namun ping oleh kita tidak ada hasil.

Hosting Provider
Jika ketiga faktor diatas berjalan normal, maka bisa juga server dari hosting provider sedang bermasalah, sehingga domain kita tidak bisa diakses. Namun ada baiknya sebelum melakukan komplain kepada hosting provider atas kinerja servernya, hendaknya kita melakukan serangkaian test dahulu. Berikut adalah beberapa dari rangkaian testnya:

Bertanya dan meminta kawan yang berbeda ISP mengakses website kita
Mengecek ping, traceroute, lookup, secara global, bisa di cek disini
Melakukan serangkaian test speed website, ini berguna juga sebagai parameter kecepatan akses website kita, bisa kita cek di beberapa tempat berbeda agar obyektif:
– http://www.websiteoptimization.com/services/analyze/
– http://www.selfseo.com/website_speed_test.php
– http://www.websitegoodies.com/tools/speed-test.php

Jika hasil pengecekan berjalan normal, maka besar kemungkinan masalahnya ada pada Internet Provider (ISP) anda. Jika hasil testnya tidak berjalan normal, alias time out atau pingnya besar (diatas 400ms) maka silahkan melayangkan komplain kepada hosting provider, karena itu berarti performa servernya sedang buruk / mati.

Cara Mempercepat Propagasi DNS
Untuk pengguna Microsoft Windows bisa memodifikasi DNS di local komputer sehingga langsung mengarah ke server saat memanggil domain caranya, edit file di path C:\Windows\System32\drivers\etc\hosts dan edit seperti berikut;
Misalnya domain anda adalah edusoftcenter.com dan IP yang anda dapat adalah 108.162.196.116 silahkan tambahkan line berikut.

# Copyright (c) 1993-2009 Microsoft Corp.
#
# This is a sample HOSTS file used by Microsoft TCP/IP for Windows.
#
# This file contains the mappings of IP addresses to host names. Each
# entry should be kept on an individual line. The IP address should
# be placed in the first column followed by the corresponding host name.
# The IP address and the host name should be separated by at least one
# space.
#
# Additionally, comments (such as these) may be inserted on individual
# lines or following the machine name denoted by a '#' symbol.
#
# For example:
#
# 102.54.94.97 rhino.acme.com # source server
# 38.25.63.10 x.acme.com # x client host

# localhost name resolution is handled within DNS itself.
# 127.0.0.1 localhost
# ::1 localhost

108.162.196.116 edusoftcenter.com # Baris Yang Ditambahkan
108.162.196.116 www.edusoftcenter.com # Baris Yang Ditambahkan

Jika menggunakan linux, silakan edit file /etc/hosts (ubuntu):

# vim /etc/hosts
127.0.0.1   localhost
108.162.196.116 edusoftcenter.com # Baris Yang Ditambahkan
108.162.196.116 www.edusoftcenter.com # Baris Yang Ditambahkan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *