Blog

Home   /   blog   /   Fungsi Flowchart dalam Pemrograman dan Simbol-Simbolnya

Fungsi Flowchart dalam Pemrograman dan Simbol-Simbolnya

Flowchart merupakan sebuah diagram yang memiliki banyak fungsi, dan harus benar – benar dipahami dalam menyusun ataupun mengerjakan sebuah program. Tanpa adanya flowchart, maka sebuah program tidak akan memiliki alur 0 alur yang jelas, sehingga fungsi serta tujuan utama dari program tersebut pun tidak akan menjadi jelas dan juga kabur.

Sebenarnya, flowchart merupakan pengertian dari apa yang kita kenal dengan nama diagram alur. Dinamakan diagram alur atau flowchart, karena diagram ini nantinya akan menunjukkan atau menggambarkan alur dari sebuah program, mulai dari pertama kali dijalankan, hingga program tersebut ditutup. Diagram alur atau flowchart ini merupakan sebuah sistem standar yang sudah umum digunakan oleh para programmer dan juga pengembang aplikasi dalam menyusun atau membuat sebuah program dan juga aplikasi.

Berikut ini fungsi flowchart dalam pemrograman :

1. Untuk memastikan bahwa setiap program yang dibuat sudah memiliki alurnya tersendiri secara dinamis.

Hal ini berarti sebuah program nantinya bisa bekerja dengan baik, dan berfungsi maksimal, karena sudah memilki pola atau alurnya sendiri, sehingga tidak mungkin mngalami malfungsi yang mengganggu sebuah proses yang sedang berlangsung di dalam aplikasi tersebut.

Contoh pengaplikasian dari fungsi flowchart yang pertama ini adalah sebagai berikut : Sebuah program akuntansi, yang ditujukan untuk membantu pembuatan neraca keuangan, sudah memiliki alurnya sendiri. Misalnya, mulai dari input penjualan, input pengeluaran, penghitungan laba rugi, penghitungan modal, lalu outputnya adalah neraca keuangan. Apabila tidak dibuat sebuah flowchart dalam pembuatan aplikasi tersebut, maka bisa saja ada proses yang terlewat, sehingga aplikasi tersbut tidak dapat bekerja secara dinamis dan juga optimal.

2. Untuk menguniversalkan sebuah rancangan program

Dengan adanya flowchart, maka sebuah rancangan program ataupun aplikasi akan menjadi sebuah rancangan yang universal. Tidak peduli dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman seperti apa, rancangan program tersebut akan bisa dipahami oleh semua orang yang melihatnya, bahkan yang bukan merupakan programmer sekalipun.

Dengan adanya flowchart ini, sebuah rancangan pemrograman pun bisa dibuat oleh orang lain, sehingga dapat mempermudah pekerjaan programmer dan juga pengembang dari sebuah aplikasi. Nilai universal ini sangatlah penting, karena dapat digunakan untuk mempresentasikan rancangan dari sebuah program, di hadapan para investor misalnya, atau dihadapan para pemilik perusahaan.

3. Untuk menggambarkan dan juga menjelaskan proses – proses yang akan terjadi pada tiap – tiap sesi di dalam sebuah program atau aplikasi

Salah satu kelanjutan fungsi universalitas dari sebuah rancangan program adalah penjelasan dari tiap proses. Ya, flowchart atau diagram alur ini akan membantu pengembang dan juga programmer dalam menjelaskan proses – proses apa saja yang nantinya harus dilakukan oleh sebuah program ketika dijalankan. Proses ini akan dijelaskan secara rinci melalui flowchart.

Misalnya saja, salah satu proses pada program pembuatan neraca dan laporan keuangan perusahaan, terdapat proses input penjualan. Pada proses ini bisa dijelaskan, bagaimana input penjualan diperoleh, dan darimana saja input penjualan tersebut diperoleh.

4. Sebagai pedoman dalam menyusun dan mengembangkan sebuah program atau aplikasi

Flowchart merupakan sebuah pedoman dalam menyusun dan mengembangkan sebuah program atau aplikasi itu sendiri. Perlu kita ketahui, banyak sekali hal yang harus diperhatikan oleh para programmer dalam menyusun sebuah aplikasi, antara lain :

  • Bahasa pemrograman yang digunakan
  • Proses atau alur yang terjadi di dalam program
  • User yang akan menggunakan
  • User interface
  • Fungsi – fungsi dari aplikasi yang akan digunakan

Kesemua poin diatas akan dijelaskan di dalam sebuah diagram alur. Sehingga nantinya programmer akan sangat terbantu dalam membuat sebuah program yang dinamis dan juga mengalir. Tanpa adanya diagram alur atau flowchart, maka sebuah program tidak akan dapat dibuat dengan baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *