Blog

Home  /  blog  /  Operator Fungsi Rumus Microsoft Excel

Operator Fungsi Rumus Microsoft Excel

Saat kita bekerja menggunakan Microsoft Office Excel, kita dapat menghitung data dengan menggunakan rumus yang dibentuk dari operator data atau terdiri dari beberapa fungsi. Microsoft Excel menyediakan banyak fungsi yang dapat kita gunakan dalam rumus.

Rumus yang akan kita bentuk dapat ditulis pada bagian formula bar atau dengan menggunakan fasilitas Function Wizard MS Excel. Dalam Microsoft Excel, kita dapat mengawali penulisan rumus dengan tanda = (sama dengan).

Sebagai contoh, rumus pengurangan antara nilai 9 dengan nilai 6 dapat ditulis dengan bentuk =9-6. Hasil perhitungan rumus tersebut akan ditampilkan di dalam sel. Contoh lain, jika sel A15 berisi nilai 10 dan akan dikalikan dengan nilai 8, maka rumus yang dapat dibuat adalah =A15*8

Kita dapat memanfaatkan operator matematika untuk membangun suatu rumus. Urutan derajat pembacaan operator matematika yang dapat kita gunakan untuk membangun rumus dan contoh-contoh penulisan rumus matematika sederhana adalah sebagai berikut:

Operator ( ) memiliki fungsi mengelompokkan operasi matematika.
Contoh:
=(3+7)*(30/3)

Operator * dan / memiliki fungsi perkalian dan pembagian.
Contoh:
=70*7
=21/3

Operator + dan – memiliki fungsi penjumlahan dan pengurangan.
Contoh:
=15+65
=40-15

Operator ^ memiliki fungsi perpangkatan.
Contoh:
=7**4
=7^4

Operator % memiliki fungsi persen.
Contoh:
=15*50%

Operator & memiliki fungsi menggabungkan dua data teks.
Contoh:
=”Maju”&”Jaya”

Pada kondisi default, Microsoft Excel menghitung rumus dari kiri ke kanan, dimulai dari simbol sama dengan (=). Meskipun begitu, kita dapat mengatur bagaimana perhitungan suatu rumus akan dikalikan. Inilah yang disebut dengan prioritas operasi matematika dengan menggunakan tanda dalam kurung.

Sebagai contoh, rumus =5+10*2 akan menghasilkan nilai 25 karena Microsoft Excel akan melakukan operasi perkalian terlebih dulu sebelum operasi penambahan. Jadi, angka 10 akan dikalikan dengan angka 2, hasilnya 20, baru kemudian ditambahkan dengan nilai 5. Hasilnya 25.

Contoh lain, rumus =(5+10)*2 akan menghasilkan nilai 30 karena Microsoft Excel akan mendahulukan operasi matematika yang terletak di dalam kurung dengan hasil 15, baru kemudian mengalikannya dengan angka 2. Hasilnya 30.

Leave a Reply

Your email address will not be published.Required fields are marked*