Blog

Home   /   blog   /   Perintah traceroute di Linux

Perintah traceroute di Linux

Kadang-kadang alamat web yang sering kita kunjungi tidak dapat diakses secepat biasanya, di
internet hal ini dapat terjadi karena beberapa sebab, yang paling sering adalah karena jalur internet
yang kita lalui memang sedang melamba tatau penuh atau server dari alamat web tersebut sedang
diakses oleh banyak orang sehingga membutuhkan waktu bagi server tersebut untuk memproses
permintaan kita.

Memang sulit untuk mendeteksi permasalahan yang ada pada server remote (server yang terletak di
tempat lain), tetapi ada beberapa software yang dapat membantu kita untuk mendeteksi kondisi
jaringan yang kita lalui.
Dua software yang paling sering penulis pakai untuk mendeteksi jaringan adalah ping dan
traceroute. Yang akan kita pelajari di sini adalah penggunaan traceroute yang akan menunjukkan
pada kita jalur router yang dilewati oleh paket yang kita kirimkan ke host tertentu. Untuk lebih
memperjelas, berikut ini adalah contoh hasil traceroute ke
www.berkeley.edu:

$ traceroute www.berkeley.edu
traceroute to amber.Berkeley.EDU (128.32.25.12), 30 hops max, 40 byte packets
1 203.130.216.2 (203.130.216.2) 137 ms 151 ms 151 ms
2 203.130.216.1 (203.130.216.1) 151 ms 137 ms 138 ms
3 192.168.8.49 (192.168.8.49) 137 ms 151 ms 151 ms
4 S12-0-11.kbl.surabaya.telkom.net.id (202.134.3.45) 192 ms 151 ms 151 ms
5 FE0-0-gw3.cibinong.telkom.net.id (202.134.3.134) 165 ms 151 ms 151 ms
6 hssi-gw3.hk.telkom.net.id (202.134.3.1) 659 ms 659 ms 645 ms
7 202.130.129.61 (202.130.129.61) 645 ms 687 ms 659 ms
8 321.ATM5-0-0.XR1.HKG2.ALTER.NET (210.80.3.1) 645 ms 659 ms 645 ms
9 POS1-0-0.TR1.HKG2.Alter.Net (210.80.48.21) 672 ms 646 ms 645 ms
10 384.ATM4-0.IR1.LAX12.Alter.Net (210.80.50.189) 838 ms 796 ms 796 ms
11 137.39.31.222 (137.39.31.222) 810 ms 852 ms 810 ms
12 122.at-5-1-0.TR1.LAX9.ALTER.NET (152.63.10.237) 824 ms 810 ms 810 ms
13 297.at-1-0-0.XR1.LAX9.ALTER.NET (152.63.112.237) 824 ms 838 ms 824 ms
14 191.ATM6-0.BR1.LAX9.ALTER.NET (152.63.113.9) 837 ms 797 ms 810 ms
15 acr1-loopback.Anaheim.cw.net (208.172.34.61) 810 ms 1071 ms 782 ms
16 acr1-loopback.SanFranciscosfd.cw.net (206.24.210.61) 783 ms 810 ms 769 ms
17 BERK-7507--BERK.POS.calren2.net (198.32.249.69) 810 ms 1126 ms 796 ms
18 pos1-0.inr-000-eva.Berkeley.EDU (128.32.0.89) 796 ms 824 ms 796 ms
19 pos5-0-0.inr-001-eva.Berkeley.EDU (128.32.0.66) 796 ms 783 ms 783 ms
20 fast1-0-0.inr-007-eva.Berkeley.EDU (128.32.0.7) 810 ms 810 ms 797 ms
21 f8-0.inr-100-eva.Berkeley.EDU (128.32.235.100) 797 ms 782 ms 769 ms
22 amber.Berkeley.EDU (128.32.25.12) 796 ms 769 ms 810 ms

Traceroute akan menampilkan titik-titik perantara yang menjembatani anda dan titik tujuan anda,
‘jembatan’ inilah yang biasa disebut dengan router, data yang anda kirimkan akan meloncat
melewati jembatan-jembatan ini. Ada tiga buah waktu yang menunjukkan berapa waktu yang
dibutuhkan oleh paket tersebut untuk berjalan dari komputer anda ke router. Untuk dapat
memahami seluruh data yang dihasilkan oleh traceroute tersebut, kita harus memahami bagaimana
cara traceroute bekerja.

Traceroute menggunakan prinsip TTL dan paket ICMP pengiriman sebuah paket data yang disebut
dengan Internet Control Message Protocol (ICMP) Echo Request. Paket ICMP ini biasanya
digunakan untuk mengirimkan informasi tentang kondisi jaringan antara dua host (komputer). Jika
sebuah host menerima Echo Request ini, dia harus merespon dengan mengirimkan Echo Reply,
dengan menempatkan Echo Request ke bagian data pada Echo Reply.

Informasi berikutnya adalah Time To Live, setiap paket data yang dikirimkan melalui jaringan
memiliki informasi yang disebut TTL, biasanya TTL ini diisi dengan angka yang relatif tinggi,
(paket ping memiliki TTL 255). Setiap kali paket tersebut melewati sebuah router maka angka TTL
ini akan dikurangi dengan satu, jika TTL suatu paket akhirnya bernilai 0, paket tersebut akan di
drop atau dibuang oleh router yang menerimanya. Menurut aturan RFC untuk IP, TTL harus
bernilai 60 (dan untuk ping 255). Kegunaan utama dari TTL ini supaya paket-paket data yang
dikirim tidak ‘live’ selamanya di dalam jaringan. Kegunaan yang lain, dengan informasi ini kita
dapat mengetahui kira-kira berapa router yang dilewati oleh paket tersebut, dalam hal ini 255
dikurangi dengan N, dimana N adalah TTL yang kita lihat pada Echo Reply.

Traceroute mengirimkan sebuah paket ke port UDP yang tidak dipakai oleh servis lain pada
komputer tujuan (defaultnya adalah port 33434). Untuk tiga paket pertama, traceroute mengirimkan
paket yang memiliki TTL satu, maka sesampainya paket tersebut pada router pertama
(menghasilkan loncatan yang pertama) TTL akan dikurangi dengan satu sehingga menjadi 0
kemudian paket tersebut akan di drop. Berikutnya router tersebut akan mengirimkan paket ICMP ke
komputer kita yang berisi pemberitahuan bahwa TTL dari paket yang kita kirimkan sudah habis dan
paket yang kita kirimkan di drop. Dari pesan ini, traceroute dapat menentukan nama router tempat
data kita meloncat dan berapa waktu yang dibutuhkannya. Berikutnya traceroute akan mengirimkan paket dengan nilai TTL yang ditambah satu demi satu sampai host tujuan dicapai. Karena itu
traceroute menggunakan port yang tidak dipakai oleh servis lain sehingga paket yang dikirim
mendapat respon dan tidak ‘dimakan’ oleh servis lain yang mungkin ada

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *