Main Logo
  • Home
  • About
  • Kursus
    • Paket Kursus
    • Roadmap Profesi
  • Elearning
  • Blog
Daftar
Main Logo
  • Home
  • About
  • Kursus
    • Paket Kursus
    • Roadmap Profesi
  • Elearning
  • Blog

Mempelajari Dasar Penggunaan Git

  • December 5, 2018
  • oleh Edusoft Center

Sekarang, mari kita pelajari dasar GIT dan bagaimana cara menggunakan GIT.

  • Membuat/mengatur/mengambil repository: Repository adalah asset yang paling kuat dari semua project versioning. Untuk mengubah direktori menjadi repository GIT, jalankan perintah git init <directory>. Folder bernama .gt akan muncul di direktori bila perintah tersebut telah dijalankan. Kemudian, jika Anda telah memiliki direktori sebelumnya dan ingin mengambilnya, Anda bisa menggunakan perintah git clone. Jika Anda ingin mencoba mengambil repository lokal, gunakan perintah ini:
    git clone /path/to/local/repository

    Jika Anda ingin memeriksa repository yang tersimpan, gunakan:

    git clone user.name@host:/path/to/remote/repository

    Jika Anda memiliki akun di Hostinger, Anda bisa dengan mudah menyalin dan mengatur repository melalui Member Area -> GIT. Sebagai contoh, jika Anda ingin menyalin repository GIT, masukkan alamatnya, pilih branch dan lokasi install, lalu klik tombol.

    cara menggunakan git

    Setelah selesai, Anda bisa mengatur repository Anda di bagian tersebut.

    tutorial git

  • Alur kerja: Setelah repository selesai dibuat, kita akan membahas tentang struktur pada GIT. Setiap repository lokal memiliki 3 cabang, yaitu: direktori kerja yang mengandung file; index berperan sebagai staging area dan HEAD yang menjadi penunjuk commit terakhir yang dilakukan oleh user. Jadi, seperti inilah cara kerjanya: user menambahkan file atau melakukan perubahan dari direktori kerja ke index (staging area) dan setelah di-review, file atau perubahan di-commit ke HEAD.
  • Perintah ADD dan COMMIT: Perubahan yang diajukan atau file tambahan akan ditambahkan ke index dengan menggunakan perintah add. Untuk menambahkan file, perintah sederhananya adalah:
    git add <file_name>

    Jika Anda cukup yakin untuk melakukan perubahan langsung di HEAD, Anda langsung gunakan perintah commit. Contohnya:

    git commit –m “Tambahkan catatan untuk commit Anda”

    Catatan: Bila perintah commit telah dijalankan (dari direktori kerja), file akan di-commit ke HEAD, namun belum terkirim ke remote repository.

  • Mengirim perubahan: Setelah Anda melakukan commit perubahan (dan sudah yakin siap dikirim ke repository asli), Anda bisa menggunakan perintah push.Setelah git push origin master dijalankan dari direktori kerja, perubahan yang ada di HEAD akan dikirim ke remote repository. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, master bisa diganti  menjadi nama branch dimana perubahan ingin Anda commit.Jika repository yang ada saat ini belum di-clone dan Anda ingin membuat sambungan antara repository dan remote server, maka jalankanlah perintah ini:
    git remote add origin <server>

    Catatan: Ganti <server> dengan alamat remote server.

    Setelah di-clone, perubahan yang telah dibuat akan dikirim ke server.

  • Branches: Fitur keren lainnya dari GIT adalah kemampuannya untuk memungkinkan developer dan project manager untuk membuat branch independen yang berbeda dalam 1 project. Tujuan utama branch adalah untuk membuat fitur namun tetap mengisolasinya dari yang lain. Branche default di project adalah master branch. Karena banyak branch yang dibutuhkan bisa dibuat dan digabungkan dengan master branch.Branch baru bisa dibuat dengan menggunakan perintah berikut ini:
    git checkout -b feature_n *

    Catatan: feature_n adalah nama branch-nya.

    Jika Anda ingin kembali ke master branch utama, jalankan perintah ini:

    git checkout master

    Branch bisa dihapus dengan menggunakan perintah ini:

    git checkout -b feature_n

    Untuk membuat branch bisa digunakan oleh pengguna lain, Anda harus mengirimkannya ke remote repository melalui perintah ini:

    git push origin feature_n
  • Update & Merging: Jika Anda ingin meng-update direktori kerja lokal Anda saat ini ke yang paling baru dari remote repository, jalankan perintah git pull.Untuk menggabungkan branch lain ke yang sudah aktif, gunakan:
    git merge feature_n

    Jika Anda melakukan pull atau merge, GIT akan selalu mencoba menangani conflict  sendiri, namun kadang-kadang juga gagal. Jika terjadi kegagalan karena conflict, maka pengguna harus melakukan resolve conflict secara manual. Setelah Anda meng-edit file (untuk menghapus conflict), tandai sebagai merged dengan perintah:

    git add <nama_file>

    Jika setelah merging Anda ingin melihat perubahan, jalan perintah:

    git diff <nama_sumber_branch> <nama_target_branch>
  • Tagging: Sebelum merilis update/perubahan apapun, sangat disarankan untuk membuat tag. Untuk melakukannya di GIT, gunakan perintah:
    git tag 1.1.0 1c2d2d56fa

    1c2d2d56fa adalah perintah yang terkait dengan 10 karakter pertama dari commit-id, yang dijadikan sebagai tag. Commit ID bisa ditemukan di log.

  • Log: Catatan history dari repository bisa dipelajari dari log. Perintah git log yang menampilkannya. Untuk menampilkan commit yang dibuat oleh seorang pengguna, Anda bisa menggunakan perintah:
    git log --author =Bambang

    Log yang terkompresi (1 commit per baris) bisa dilihat dengan:

    git log --pretty=oneline

    Untuk hanya melihat file yang berubah:

    git log --name-status

     

    Mengganti perubahan di lokal: Jika Anda tidak sengaja membuat kesalahan dan ingin kembali ke perubahan normal yang sebelumnya, gunakan perintah:

    git checkout -- <filename>

    Dengan melakukan hal tersebut, akan mengganti perubahan di direktori kerja dengan yang terakhir ada di HEAD. Perubahan apapun yang ditambahkan ke index tidak akan terkena dampak.

    Sebaliknya, jika semua perubahan/commit di-drop dan master branch lokal dibutuhkan untuk menunjukkan history terakhir dari server, jalankan perintah:

    git fetch origin
    
    git reset --hard origin/master

Kesimpulan

Kenyataan dalam pembuatan software adalah akan sangat nyaman bila manajemen kode disediakan untuk Anda. Tutorial dasar GIT ini wajib diketahui dan dikuasai oleh semua developer, karena akan sangat membantu dalam melakukan version control.

 


 

Untuk mempercepat pemahaman ini, daftar segera kursus komputer di Edusoft Center. Ada puluhan paket kursus dengan trainer yg handal dan berpengalaman.

Info selengkapnya bisa hubungi

Office : 0271 745 2187
No XL : 08180 4542 586 (WA & Telegram Ada)
No Simpati : 082 22922 2121

atau

Bisa Langsung Registrasi Online lewat Formulir Online:
www.edusoftcenter.com

Tags: digital forensicsdigital forensikgitgithubinstall git diubuntukompas digital androidKursus Digital Forensikkursus git
Previous Post
Next Post

Post comment

Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Basis Data: Pengertian, Konsep, Contoh, dan Langkah Praktis Menggunakan SQL
  • Di Balik Rekomendasi Aplikasi: Mengapa Teknologi Selalu Tahu Apa yang Kita Mau?
  • Membuat Aplikasi Otomatisasi Menggunakan Google Apps Script: Pendekatan Praktis untuk Data Analyst Pemula
  • Mengapa Data Analyst Pemula Lebih Butuh Cara Berpikir daripada Tools
  • Mengapa dan Bagaimana Cara Berkontribusi pada Proyek Open Source di Platform seperti GitHub?

Arsip

  • January 2026
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • March 2019
  • February 2019
  • January 2019
  • December 2018
  • November 2018
  • October 2018
  • September 2018
  • August 2018
  • July 2018
  • June 2018
  • May 2018
  • April 2018
  • March 2018
  • February 2018
  • January 2018
  • December 2017
  • November 2017
  • October 2017
  • September 2017
  • August 2017
  • July 2017
  • June 2017
  • May 2017
  • April 2017
  • March 2017
  • February 2017
  • January 2017
  • December 2016
  • November 2016
  • October 2016
  • September 2016
  • August 2016
  • July 2016
  • June 2016
  • May 2016
  • April 2016
  • March 2016
  • February 2016
  • January 2016
  • December 2015
  • November 2015
  • October 2015
  • September 2015
  • August 2015
  • July 2015
  • June 2015
  • May 2015
  • April 2015
  • March 2015
  • February 2015
  • January 2015
  • December 2014
  • November 2014
  • October 2014
  • September 2014
  • August 2014
  • July 2014
  • June 2014
  • May 2014
  • April 2014
  • March 2014
  • February 2014
  • January 2014
  • December 2013
  • November 2013
  • October 2013
  • September 2013
  • August 2013
  • July 2013
  • June 2013
  • May 2013
  • April 2013
  • March 2013
  • February 2013
  • January 2013
  • December 2012
  • November 2012
  • October 2012
  • September 2012
  • August 2012
  • July 2012
  • June 2012
  • May 2012
  • April 2012
  • December 2011
  • November 2011

Tags

apache web server dns server kursus android kursus database kursus dns dan web server kursus dns server kursus ethical hacking kursus hacking kursus jaringan kursus jaringan linux Kursus Komputer kursus komputer di solo kursus komputer di solo / surakarta kursus komputer di surakarta kursus linux Kursus Linux Forensics kursus linux networking kursus linux security kursus linux server kursus mikrotik kursus mysql kursus networking kursus network security kursus php Kursus PHP dan MySQL kursus php mysql kursus proxy kursus security kursus ubuntu kursus ubuntu server kursus web kursus web security kursus web server kursus wordpress kursus wordpress theme linux MySQL pelatihan komputer di solo PHP security training komputer training komputer di solo tutorial php ubuntu wordpress

© Edusoft Center - Kursus Komputer di Solo | 2010 - 2025 | Privacy Policy | Site Map

All Right Reserved

WhatsApp us