Main Logo
  • Home
  • About
  • Kursus
    • Paket Kursus
    • Roadmap Profesi
  • Elearning
  • Blog
Daftar
Main Logo
  • Home
  • About
  • Kursus
    • Paket Kursus
    • Roadmap Profesi
  • Elearning
  • Blog

Fungsi Flowchart dalam Pemrograman dan Simbol-Simbolnya

  • October 3, 2018
  • oleh Edusoft Center

Flowchart merupakan sebuah diagram yang memiliki banyak fungsi, dan harus benar – benar dipahami dalam menyusun ataupun mengerjakan sebuah program. Tanpa adanya flowchart, maka sebuah program tidak akan memiliki alur 0 alur yang jelas, sehingga fungsi serta tujuan utama dari program tersebut pun tidak akan menjadi jelas dan juga kabur.

Sebenarnya, flowchart merupakan pengertian dari apa yang kita kenal dengan nama diagram alur. Dinamakan diagram alur atau flowchart, karena diagram ini nantinya akan menunjukkan atau menggambarkan alur dari sebuah program, mulai dari pertama kali dijalankan, hingga program tersebut ditutup. Diagram alur atau flowchart ini merupakan sebuah sistem standar yang sudah umum digunakan oleh para programmer dan juga pengembang aplikasi dalam menyusun atau membuat sebuah program dan juga aplikasi.

Berikut ini fungsi flowchart dalam pemrograman :

1. Untuk memastikan bahwa setiap program yang dibuat sudah memiliki alurnya tersendiri secara dinamis.

Hal ini berarti sebuah program nantinya bisa bekerja dengan baik, dan berfungsi maksimal, karena sudah memilki pola atau alurnya sendiri, sehingga tidak mungkin mngalami malfungsi yang mengganggu sebuah proses yang sedang berlangsung di dalam aplikasi tersebut.

Contoh pengaplikasian dari fungsi flowchart yang pertama ini adalah sebagai berikut : Sebuah program akuntansi, yang ditujukan untuk membantu pembuatan neraca keuangan, sudah memiliki alurnya sendiri. Misalnya, mulai dari input penjualan, input pengeluaran, penghitungan laba rugi, penghitungan modal, lalu outputnya adalah neraca keuangan. Apabila tidak dibuat sebuah flowchart dalam pembuatan aplikasi tersebut, maka bisa saja ada proses yang terlewat, sehingga aplikasi tersbut tidak dapat bekerja secara dinamis dan juga optimal.

2. Untuk menguniversalkan sebuah rancangan program

Dengan adanya flowchart, maka sebuah rancangan program ataupun aplikasi akan menjadi sebuah rancangan yang universal. Tidak peduli dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman seperti apa, rancangan program tersebut akan bisa dipahami oleh semua orang yang melihatnya, bahkan yang bukan merupakan programmer sekalipun.

Dengan adanya flowchart ini, sebuah rancangan pemrograman pun bisa dibuat oleh orang lain, sehingga dapat mempermudah pekerjaan programmer dan juga pengembang dari sebuah aplikasi. Nilai universal ini sangatlah penting, karena dapat digunakan untuk mempresentasikan rancangan dari sebuah program, di hadapan para investor misalnya, atau dihadapan para pemilik perusahaan.

3. Untuk menggambarkan dan juga menjelaskan proses – proses yang akan terjadi pada tiap – tiap sesi di dalam sebuah program atau aplikasi

Salah satu kelanjutan fungsi universalitas dari sebuah rancangan program adalah penjelasan dari tiap proses. Ya, flowchart atau diagram alur ini akan membantu pengembang dan juga programmer dalam menjelaskan proses – proses apa saja yang nantinya harus dilakukan oleh sebuah program ketika dijalankan. Proses ini akan dijelaskan secara rinci melalui flowchart.

Misalnya saja, salah satu proses pada program pembuatan neraca dan laporan keuangan perusahaan, terdapat proses input penjualan. Pada proses ini bisa dijelaskan, bagaimana input penjualan diperoleh, dan darimana saja input penjualan tersebut diperoleh.

4. Sebagai pedoman dalam menyusun dan mengembangkan sebuah program atau aplikasi

Flowchart merupakan sebuah pedoman dalam menyusun dan mengembangkan sebuah program atau aplikasi itu sendiri. Perlu kita ketahui, banyak sekali hal yang harus diperhatikan oleh para programmer dalam menyusun sebuah aplikasi, antara lain :

  • Bahasa pemrograman yang digunakan
  • Proses atau alur yang terjadi di dalam program
  • User yang akan menggunakan
  • User interface
  • Fungsi – fungsi dari aplikasi yang akan digunakan

Kesemua poin diatas akan dijelaskan di dalam sebuah diagram alur. Sehingga nantinya programmer akan sangat terbantu dalam membuat sebuah program yang dinamis dan juga mengalir. Tanpa adanya diagram alur atau flowchart, maka sebuah program tidak akan dapat dibuat dengan baik.

Tags: apache web serverdns serverflowchartkursus dns dan web serverkursus dns serverkursus jaringankursus jaringan linuxkursus komputer di solokursus komputer di surakartakursus linux networkingkursus linux securitykursus mikrotikkursus networkingkursus php mysqlkursus securitykursus ubuntukursus wordpresspelatihan komputer di solo
Previous Post
Next Post

Post comment

Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Membangun Dashboard Data Analyst dengan Excel dan Visualisasi Grafik
  • Membangun Aplikasi Input Data dengan Google Apps Script yang Terhubung ke Spreadsheet
  • Praktik Analisis Data Cuaca Menggunakan Python di Google Colab untuk Pemula
  • Cara Membuat Website Instan Menggunakan Antigravity (Panduan Lengkap + Praktik)
  • 🔥 Membuat Sistem Dark Mode Otomatis + Simpan Preferensi User (JavaScript Real Implementation)

Arsip

  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • March 2019
  • February 2019
  • January 2019
  • December 2018
  • November 2018
  • October 2018
  • September 2018
  • August 2018
  • July 2018
  • June 2018
  • May 2018
  • April 2018
  • March 2018
  • February 2018
  • January 2018
  • December 2017
  • November 2017
  • October 2017
  • September 2017
  • August 2017
  • July 2017
  • June 2017
  • May 2017
  • April 2017
  • March 2017
  • February 2017
  • January 2017
  • December 2016
  • November 2016
  • October 2016
  • September 2016
  • August 2016
  • July 2016
  • June 2016
  • May 2016
  • April 2016
  • March 2016
  • February 2016
  • January 2016
  • December 2015
  • November 2015
  • October 2015
  • September 2015
  • August 2015
  • July 2015
  • June 2015
  • May 2015
  • April 2015
  • March 2015
  • February 2015
  • January 2015
  • December 2014
  • November 2014
  • October 2014
  • September 2014
  • August 2014
  • July 2014
  • June 2014
  • May 2014
  • April 2014
  • March 2014
  • February 2014
  • January 2014
  • December 2013
  • November 2013
  • October 2013
  • September 2013
  • August 2013
  • July 2013
  • June 2013
  • May 2013
  • April 2013
  • March 2013
  • February 2013
  • January 2013
  • December 2012
  • November 2012
  • October 2012
  • September 2012
  • August 2012
  • July 2012
  • June 2012
  • May 2012
  • April 2012
  • December 2011
  • November 2011

Tags

#EdusoftCenter apache web server dns server kursus android kursus database kursus dns dan web server kursus dns server kursus ethical hacking kursus hacking kursus jaringan kursus jaringan linux Kursus Komputer kursus komputer di solo kursus komputer di solo / surakarta kursus komputer di surakarta kursus linux Kursus Linux Forensics kursus linux networking kursus linux security kursus linux server kursus mikrotik kursus networking kursus network security kursus php Kursus PHP dan MySQL kursus php mysql kursus proxy kursus security kursus ubuntu kursus ubuntu server kursus web kursus web security kursus web server kursus wordpress kursus wordpress theme linux MySQL pelatihan komputer di solo PHP security training komputer training komputer di solo tutorial php ubuntu wordpress

© Edusoft Center - Kursus Komputer di Solo | 2010 - 2025 | Privacy Policy | Site Map

All Right Reserved

WhatsApp us