Main Logo
  • Home
  • About
  • Kursus
    • Paket Kursus
    • Roadmap Profesi
  • Elearning
  • Blog
Daftar
Main Logo
  • Home
  • About
  • Kursus
    • Paket Kursus
    • Roadmap Profesi
  • Elearning
  • Blog

Kenapa setting server lebih mudah pakai CLI ?

  • October 2, 2018
  • oleh Edusoft Center

Kali ini saya cuma share pengalaman dan opini saja. Mungkin bagi yang mengikuti blog ini dari awal tahu saya awalnya pakai OpenLiteSpeed untuk belajar, tapi mulai akhir Desember ini saya sudah menggantinya dengan Nginx. Ini bukan karena ada rencana tapi ada sedikit masalah yang saya sendiri agak malas menguji coba solusinya. Lebih capek dan menghabiskan waktu memperbaiki lewat panel daripada pakai CLI (Command Line Interface) atau basis teks dari pengalaman ini.

Jadi tiba – tiba system load LSPHP (mesin PHPnya LiteSpeed) melonjak tinggi. Saya masih bisa SSH ke VPSnya dan melihat pemantauan proses yang aktif kerjanya yang sudah kewalahan. Ini yang buat servernesia down setengah hari. Masalahnya saya tahu apa yang terjadi dan penyebabnya (request halaman web berlebihan) tapi tidak bisa segera mengatasinya.

Kenapa? Karena setting OpenLiteSpeed itu pakai PHP juga, lebih tepatnya pakai panel web. Sistem seperti ini memang membantu dalam manajemennya, apalagi pas mengaktifkan fitur tinggal klik – klik saja. Tapi pas troubleshooting… Astaga sulit sekali. 😥 Ilmu saya belum setinggi itu untuk editing manual. Setidaknya kalau pakai VestaCP masih pakai konfigurasi Nginx standar, jadi bisa diedit langsung.

Konfigurasi OpenLiteSpeed sejatinya juga disimpan dalam file teks juga, karena saya dulu waktu masih awam sekali soal OLSWS ini sempat bermasalah juga dan terpaksa modifikasi manual. Tidak disarankan. Apalagi kalau kita cari dokumentasinya pasti utamanya diarahkan ke panduan lewat panelnya. Jadi tidak semudah itu juga.

Apa yang sedang berusaha saya lakukan saat itu? Sederhana aslinya, mungkin kalau kena kasusnya dibruteforce atau dicrawl bot dan pakai Nginx maka tinggal:

  1. Matikan saja mesin PHP supaya langsung 501/502 saat diakses. Ini langsung mengurangi beban server secara signifikan karena tidak ada yang diproses.
  2. Lakukan rate limiting terhadap setiap request yang masuk, jadi satu alamat IP/hostname akan terbatas kemampuannya membanjiri web server/PHP.
  3. Kalau ada waktu bisa digabungkan dengan fail2ban agar setiap usaha yang melebihi batas akan langsung diblokir pada level network, bukan pada aplikasi. Ini menghemat satu langkah.

Dan hasilnya? Sulit sekali melakukan 2 hal pertama apabila pakai OpenLiteSpeed karena saya tidak bisa/tahu cara mematikan proses PHP hanya pada bagian tertentu saja. Kalau di Nginx kan tinggal disable saja virtual hostnya dan restart. Selesai cerita.

Akhirnya saya memilih reboot VPSnya, begitu lancar akses SSHnya langsung backup semuanya, reinstall VPSnya, dan pakai Nginx langsung. Sisanya tinggal setting – setting saja.

Oh ya, pakai CloudFlare itu lumayan ampuh untuk mengatasi masalah seperti ini. Cuma saya belum pakai. Dan aslinya saya sempat pertimbangan tidak menggunakan WordPress lagi tapi semuanya pakai konten statis. Jadi tidak perlu PHP karena pakai HTML saja, sedangkan form komentar pakai Disqus.

Kesimpulannya, mendekati pergantian tahun ini langsung disambut musibah dan membuat saya terpaksa mengganti mesinnya.

Tags: kursus dns dan web serverkursus ethical hackingkursus hackingkursus jaringankursus jaringan linuxKursus Komputerkursus komputer di solokursus komputer di surakartakursus linux networkingkursus linux security
Previous Post
Next Post

Post comment

Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Membangun Dashboard Data Analyst dengan Excel dan Visualisasi Grafik
  • Membangun Aplikasi Input Data dengan Google Apps Script yang Terhubung ke Spreadsheet
  • Praktik Analisis Data Cuaca Menggunakan Python di Google Colab untuk Pemula
  • Cara Membuat Website Instan Menggunakan Antigravity (Panduan Lengkap + Praktik)
  • 🔥 Membuat Sistem Dark Mode Otomatis + Simpan Preferensi User (JavaScript Real Implementation)

Arsip

  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • March 2019
  • February 2019
  • January 2019
  • December 2018
  • November 2018
  • October 2018
  • September 2018
  • August 2018
  • July 2018
  • June 2018
  • May 2018
  • April 2018
  • March 2018
  • February 2018
  • January 2018
  • December 2017
  • November 2017
  • October 2017
  • September 2017
  • August 2017
  • July 2017
  • June 2017
  • May 2017
  • April 2017
  • March 2017
  • February 2017
  • January 2017
  • December 2016
  • November 2016
  • October 2016
  • September 2016
  • August 2016
  • July 2016
  • June 2016
  • May 2016
  • April 2016
  • March 2016
  • February 2016
  • January 2016
  • December 2015
  • November 2015
  • October 2015
  • September 2015
  • August 2015
  • July 2015
  • June 2015
  • May 2015
  • April 2015
  • March 2015
  • February 2015
  • January 2015
  • December 2014
  • November 2014
  • October 2014
  • September 2014
  • August 2014
  • July 2014
  • June 2014
  • May 2014
  • April 2014
  • March 2014
  • February 2014
  • January 2014
  • December 2013
  • November 2013
  • October 2013
  • September 2013
  • August 2013
  • July 2013
  • June 2013
  • May 2013
  • April 2013
  • March 2013
  • February 2013
  • January 2013
  • December 2012
  • November 2012
  • October 2012
  • September 2012
  • August 2012
  • July 2012
  • June 2012
  • May 2012
  • April 2012
  • December 2011
  • November 2011

Tags

#EdusoftCenter apache web server dns server kursus android kursus database kursus dns dan web server kursus dns server kursus ethical hacking kursus hacking kursus jaringan kursus jaringan linux Kursus Komputer kursus komputer di solo kursus komputer di solo / surakarta kursus komputer di surakarta kursus linux Kursus Linux Forensics kursus linux networking kursus linux security kursus linux server kursus mikrotik kursus networking kursus network security kursus php Kursus PHP dan MySQL kursus php mysql kursus proxy kursus security kursus ubuntu kursus ubuntu server kursus web kursus web security kursus web server kursus wordpress kursus wordpress theme linux MySQL pelatihan komputer di solo PHP security training komputer training komputer di solo tutorial php ubuntu wordpress

© Edusoft Center - Kursus Komputer di Solo | 2010 - 2025 | Privacy Policy | Site Map

All Right Reserved

WhatsApp us