Main Logo
  • Home
  • About
  • Kursus
    • Paket Kursus
    • Roadmap Profesi
  • Elearning
  • Blog
Daftar
Main Logo
  • Home
  • About
  • Kursus
    • Paket Kursus
    • Roadmap Profesi
  • Elearning
  • Blog

Project Spreadsheet: Sistem Rekap Nilai & Ranking Siswa Otomatis (Google Sheets)

  • February 10, 2026
  • oleh Edusoft Center
Daftar Isi:
  • Pendahuluan
  • Step 1: Membuat File Spreadsheet Baru
  • Step 2: Membuat Struktur Tabel
  • Step 3: Menghitung Rata-rata Otomatis
  • Step 4: Membuat Sistem Grade Otomatis
  • Step 5: Membuat Status Lulus atau Tidak
  • Step 6: Membuat Ranking Otomatis
  • Menggunakan Conditional Formatting
  • Membuat Grafik Otomatis
  • 1. Data Validation (Dropdown Kelas)
  • 2. Filter Data

Pendahuluan

Spreadsheet bukan hanya sekadar tabel berisi angka. Di dunia pendidikan, bisnis, bahkan industri teknologi, spreadsheet menjadi alat penting untuk mengelola data, melakukan perhitungan otomatis, hingga membuat laporan visual yang informatif.

Bagi siswa jurusan RPL (Rekayasa Perangkat Lunak) atau siapa pun yang ingin memahami dasar sistem informasi, membuat project spreadsheet adalah langkah awal yang sangat tepat. Melalui project ini, kamu tidak hanya belajar mengetik angka dan rumus, tetapi juga memahami konsep logika, algoritma sederhana, serta struktur data.

Pada artikel ini, kita akan membahas secara lengkap dan bertahap cara membuat project spreadsheet sistem rekap nilai siswa otomatis menggunakan Google Sheets. Project ini cocok untuk:

  • Tugas sekolah
  • Portfolio IT
  • Latihan logika dasar sebelum belajar database
  • Dasar integrasi ke Google Apps Script
  • Dasar menjadi Data Analyst pemula

Mari kita mulai dari konsep hingga implementasi.

Apa Itu Spreadsheet dan Mengapa Penting?

Spreadsheet adalah aplikasi berbasis tabel yang digunakan untuk mengolah data dalam bentuk baris dan kolom. Beberapa contoh software spreadsheet populer:

  • Microsoft Excel
  • Google Sheets
  • LibreOffice Calc

Spreadsheet penting karena:

  1. Mudah digunakan
  2. Tidak membutuhkan coding rumit
  3. Bisa melakukan perhitungan otomatis
  4. Bisa membuat grafik dan dashboard
  5. Cocok untuk pengolahan data skala kecil hingga menengah

Bahkan banyak perusahaan besar masih menggunakan Excel atau Google Sheets untuk laporan keuangan dan analisis cepat.


Konsep Project: Sistem Rekap Nilai Siswa

Dalam project ini, kita akan membuat sistem yang mampu:

  • Menginput data siswa
  • Menghitung rata-rata otomatis
  • Menentukan grade nilai
  • Menentukan status lulus atau tidak
  • Menghitung ranking otomatis
  • Membuat grafik visualisasi nilai
  • Menampilkan dashboard ringkasan data

Project ini sudah mencerminkan mini sistem informasi akademik.

Langkah-Langkah Membuat Project Spreadsheet

Step 1: Membuat File Spreadsheet Baru

  1. Buka Google Sheets
  2. Klik Blank Spreadsheet
  3. Ubah nama file menjadi:
    Sistem Rekap Nilai Siswa

Step 2: Membuat Struktur Tabel

Buat header tabel pada baris pertama:

No | Nama | Kelas | Tugas | UTS | UAS | Rata-rata | Grade | Status | Ranking

Struktur ini penting karena menjadi pondasi sistem.

Penjelasan tiap kolom:

  • No → Nomor urut siswa
  • Nama → Nama lengkap siswa
  • Kelas → Kelas siswa
  • Tugas → Nilai tugas
  • UTS → Nilai ujian tengah semester
  • UAS → Nilai ujian akhir semester
  • Rata-rata → Hasil perhitungan otomatis
  • Grade → Nilai huruf
  • Status → Lulus atau tidak
  • Ranking → Peringkat kelas

Step 3: Menghitung Rata-rata Otomatis

Klik cell G2 lalu ketik:

=AVERAGE(D2:F2)

Fungsi AVERAGE digunakan untuk menghitung rata-rata dari nilai Tugas, UTS, dan UAS.

Tekan Enter lalu tarik ke bawah agar rumus otomatis berlaku untuk semua siswa.

Konsep yang dipelajari:

  • Range data
  • Fungsi statistik dasar

Step 4: Membuat Sistem Grade Otomatis

Klik H2 lalu masukkan rumus:

=IF(G2>=90,”A”,IF(G2>=80,”B”,IF(G2>=70,”C”,IF(G2>=60,”D”,”E”))))

Penjelasan logika:

  • ≥ 90 = A
  • ≥ 80 = B
  • ≥ 70 = C
  • ≥ 60 = D
  • < 60 = E

Di sini kamu belajar konsep percabangan (conditional logic) seperti dalam bahasa pemrograman.


Step 5: Membuat Status Lulus atau Tidak

Klik I2 lalu ketik:

=IF(G2>=75,”Lulus”,”Tidak Lulus”)

Artinya:
Jika rata-rata ≥ 75 maka Lulus, jika tidak maka Tidak Lulus.

Ini contoh sederhana penerapan sistem keputusan otomatis.


Step 6: Membuat Ranking Otomatis

Klik J2 lalu ketik:

=RANK(G2,$G$2:$G$30,0)

Penjelasan:

  • G2 → Nilai yang diranking
  • $G$2:$G$30 → Range tetap (absolute reference)
  • 0 → Urut dari terbesar

Konsep penting di sini adalah absolute reference menggunakan tanda $.


Membuat Tampilan Lebih Profesional

Menggunakan Conditional Formatting

Agar sistem terlihat profesional:

  1. Blok kolom Rata-rata
  2. Klik Format → Conditional Formatting
  3. Atur:
    • Nilai ≥ 90 → Warna hijau
    • Nilai < 75 → Warna merah

Ini membantu membaca data lebih cepat.


Membuat Grafik Otomatis

  1. Blok kolom Nama dan Rata-rata
  2. Klik Insert → Chart
  3. Pilih Column Chart

Grafik ini berguna untuk visualisasi performa siswa.


Membuat Dashboard Ringkasan Data

Tambahkan sheet baru bernama Dashboard.

Tambahkan informasi berikut:

Jumlah Siswa:
=COUNTA(B2:B30)

Jumlah Lulus:
=COUNTIF(I2:I30,”Lulus”)

Nilai Tertinggi:
=MAX(G2:G30)

Nilai Terendah:
=MIN(G2:G30)

Rata-rata Kelas:
=AVERAGE(G2:G30)

Dashboard ini meniru sistem laporan sekolah sungguhan.


Fitur Tambahan Agar Lebih Keren

1. Data Validation (Dropdown Kelas)

  1. Blok kolom Kelas
  2. Klik Data → Data Validation
  3. Buat dropdown kelas

Tujuannya agar input konsisten dan tidak salah ketik.


2. Filter Data

Gunakan fitur Filter untuk menampilkan data per kelas.

Ini mirip query database sederhana.


Konsep IT yang Dipelajari dari Project Ini

Walaupun hanya menggunakan spreadsheet, kamu sudah belajar:

  • Struktur data tabel
  • Logika IF (percabangan)
  • Fungsi statistik
  • Ranking algoritma
  • Validasi data
  • Visualisasi data
  • Dashboard reporting

Ini adalah fondasi sebelum belajar:

  • MySQL
  • PHP
  • Python Pandas
  • Power BI
  • Google Looker Studio

Kesalahan Umum Saat Membuat Spreadsheet

  1. Tidak menggunakan absolute reference
  2. Salah menentukan range data
  3. Tidak mengunci header
  4. Tidak memvalidasi input
  5. Data kosong memengaruhi perhitungan

Selalu periksa kembali rumus yang digunakan.


Pengembangan Lebih Lanjut

Jika ingin mengembangkan project ini menjadi lebih profesional, kamu bisa:

  • Menghubungkan ke Google Forms untuk input otomatis
  • Menggunakan Google Apps Script untuk membuat Web App
  • Mengintegrasikan dengan database MySQL
  • Membuat export PDF otomatis
  • Menggabungkan dengan sistem absensi

Kesimpulan

Membuat project spreadsheet sistem rekap nilai siswa bukan sekadar latihan mengetik rumus. Ini adalah latihan membangun sistem informasi sederhana dengan logika yang terstruktur.

Spreadsheet melatih:

  • Ketelitian
  • Logika berpikir
  • Manajemen data
  • Analisis informasi

Bagi siswa RPL atau calon programmer, ini adalah fondasi penting sebelum masuk ke dunia coding yang lebih kompleks.

Dengan memahami spreadsheet secara mendalam, kamu tidak hanya bisa mengelola data, tetapi juga membangun sistem yang siap dikembangkan ke level profesional.

Tags: belajar google sheets untuk pemula lengkapcara membuat sistem rekap nilai siswa otomatiscara menentukan grade nilai otomatiscontoh project spreadsheet sekolahedusoft centerkursus komputer soloproject spreadsheet untuk portfolio rplrumus menghitung rata rata nilai siswatutorial membuat ranking nilai siswa di excel
Previous Post
Next Post

Post comment

Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Praktik Pemanfaatan Google Spreadsheet dan Google Apps Script untuk Otomatisasi Data Sederhana
  • Membuat Aplikasi Sistem Pencatat Pengeluaran Harian Sederhana dengan Google Apps Script: Panduan Lengkap untuk Pemula
  • Membangun Sistem Absensi Online Berbasis Google Apps Script dengan Fitur Kamera dan GPS
  • Analisis Efektivitas Platform No-Code dalam Meningkatkan Produktivitas Organisasi
  • Implementasi QR Code Dinamis di Google Spreadsheet Menggunakan Google Apps Script (Studi Praktis)

Arsip

  • February 2026
  • January 2026
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • March 2019
  • February 2019
  • January 2019
  • December 2018
  • November 2018
  • October 2018
  • September 2018
  • August 2018
  • July 2018
  • June 2018
  • May 2018
  • April 2018
  • March 2018
  • February 2018
  • January 2018
  • December 2017
  • November 2017
  • October 2017
  • September 2017
  • August 2017
  • July 2017
  • June 2017
  • May 2017
  • April 2017
  • March 2017
  • February 2017
  • January 2017
  • December 2016
  • November 2016
  • October 2016
  • September 2016
  • August 2016
  • July 2016
  • June 2016
  • May 2016
  • April 2016
  • March 2016
  • February 2016
  • January 2016
  • December 2015
  • November 2015
  • October 2015
  • September 2015
  • August 2015
  • July 2015
  • June 2015
  • May 2015
  • April 2015
  • March 2015
  • February 2015
  • January 2015
  • December 2014
  • November 2014
  • October 2014
  • September 2014
  • August 2014
  • July 2014
  • June 2014
  • May 2014
  • April 2014
  • March 2014
  • February 2014
  • January 2014
  • December 2013
  • November 2013
  • October 2013
  • September 2013
  • August 2013
  • July 2013
  • June 2013
  • May 2013
  • April 2013
  • March 2013
  • February 2013
  • January 2013
  • December 2012
  • November 2012
  • October 2012
  • September 2012
  • August 2012
  • July 2012
  • June 2012
  • May 2012
  • April 2012
  • December 2011
  • November 2011

Tags

#EdusoftCenter apache web server dns server kursus android kursus database kursus dns dan web server kursus dns server kursus ethical hacking kursus hacking kursus jaringan kursus jaringan linux Kursus Komputer kursus komputer di solo kursus komputer di solo / surakarta kursus komputer di surakarta kursus linux Kursus Linux Forensics kursus linux networking kursus linux security kursus linux server kursus mikrotik kursus networking kursus network security kursus php Kursus PHP dan MySQL kursus php mysql kursus proxy kursus security kursus ubuntu kursus ubuntu server kursus web kursus web security kursus web server kursus wordpress kursus wordpress theme linux MySQL pelatihan komputer di solo PHP security training komputer training komputer di solo tutorial php ubuntu wordpress

© Edusoft Center - Kursus Komputer di Solo | 2010 - 2025 | Privacy Policy | Site Map

All Right Reserved

WhatsApp us