Python adalah bahasa pemrograman paling populer di dunia Data Science dan Data Analysis. Dengan sintaks yang sederhana, mudah dipelajari, serta didukung ribuan library seperti Pandas, NumPy, Matplotlib, dan Scikit-learn, Python menjadi pilihan utama bagi seorang Data Analyst.
Mengapa Data Analyst Harus Belajar Python?
Seorang Data Analyst tidak hanya bekerja dengan angka di Microsoft Excel. Dalam dunia industri, jumlah data bisa mencapai jutaan bahkan miliaran baris sehingga membutuhkan alat yang mampu mengolah data secara otomatis.
Python membantu seorang Data Analyst untuk:
- Mengolah data dalam jumlah besar.
- Membersihkan data (Data Cleaning).
- Menganalisis data dengan cepat.
- Membuat visualisasi data.
- Mengotomatisasi pekerjaan yang berulang.
- Mengolah data dari database maupun API.
Contoh pekerjaan yang bisa dilakukan menggunakan Python:
- Membaca file CSV
- Membaca file Excel
- Membaca file JSON
- Menghubungkan ke Database SQL
- Membuat grafik
- Menghitung statistik data
- Membersihkan data yang berantakan
Mengapa Memilih Python?
Ada banyak bahasa pemrograman yang dapat digunakan untuk analisis data, tetapi Python menjadi pilihan utama karena memiliki beberapa keunggulan.
Mudah Dipelajari
Sintaks Python sangat sederhana sehingga cocok untuk pemula.
Contoh:
print("Hello Data Analyst")Banyak Library Data Analysis
Python memiliki ribuan library yang memudahkan pekerjaan seorang Data Analyst.
Library yang sering digunakan:
| Library | Fungsi |
|---|---|
| Pandas | Mengolah data |
| NumPy | Perhitungan numerik |
| Matplotlib | Visualisasi data |
| Seaborn | Visualisasi statistik |
| Scikit-Learn | Machine Learning |
| OpenPyXL | Membaca file Excel |
| Requests | Mengambil data dari API |
Digunakan Banyak Perusahaan
Python digunakan oleh perusahaan besar seperti:
- Microsoft
- Netflix
- Spotify
- Tokopedia
- Shopee
- Gojek
Hal ini membuat kemampuan Python menjadi salah satu skill yang paling banyak dicari oleh perusahaan.
Instalasi Python
Sebelum mulai belajar, pastikan Python sudah terpasang pada komputer.
Cek versi Python melalui Command Prompt atau Terminal.
python --versionatau
python3 --versionJika muncul seperti berikut berarti Python sudah berhasil terinstal.
Python 3.13.5
Menjalankan Program Python
Setelah Python berhasil diinstal, sekarang saatnya membuat program pertama.
Langkah 1 — Buka Visual Studio Code
Cari dan buka Visual Studio Code di komputer.
Tampilannya kurang lebih seperti ini.
Visual Studio Code
-----------------------------
| Explorer |
| |
| |
| |
-----------------------------
Langkah 2 — Buat Folder Project
Sebaiknya setiap project Python memiliki folder sendiri.
Misalnya buat folder dengan nama
Belajar-Pythonatau
Python-DasarContoh struktur folder
Belajar-Python/Langkah 3 — Buka Folder di Visual Studio Code
Klik
File↓
Open Folder...↓
Pilih folder
Belajar-Python↓
Klik
Select FolderMaka di sebelah kiri akan muncul folder tersebut.
Explorer
Belajar-Python
Langkah 4 — Membuat File Python
Pada panel Explorer, klik kanan pada folder Belajar-Python.
Pilih
New FileLalu beri nama
hello.py
Kenapa harus memakai .py?
Karena ekstensi .py menandakan bahwa file tersebut adalah program Python.
Contohnya
hello.pylatihan.pyprogram.pySetelah dibuat, tampilannya menjadi seperti ini.
Belajar-Python
└── hello.pyLangkah 5 — Menulis Program
Klik file
hello.pyKemudian tuliskan kode berikut.
print("Halo Dunia!")
Langkah 6 — Menyimpan File
Tekan
Ctrl + Satau klik
File → SaveLangkah 7 — Membuka Terminal
Di Visual Studio Code pilih menu
Terminal↓
New Terminal
Terminal akan muncul di bagian bawah.
Misalnya
PS C:\Users\asus\OneDrive\Documents\Belajar-Python>
Langkah 8 — Menjalankan Program
Ketik
python hello.pylalu tekan
EnterJika Python berhasil terinstal, hasilnya akan seperti berikut.
Halo Dunia!
Jika Muncul Error
Apabila muncul pesan
'python' is not recognized...berarti Python belum terinstal dengan benar atau belum ditambahkan ke PATH.
Pastikan Python sudah terinstal dan dapat dicek menggunakan perintah:
python --versionContoh hasil yang benar:
Python 3.13.5Hasil Akhir
Struktur project akan menjadi seperti berikut.
Belajar-Python/
│
└── hello.pyIsi file hello.py:
print("Halo Dunia!")Kemudian jalankan dengan:
python hello.pyOutput:
Halo Dunia!
Mengenal Variabel
Variabel digunakan untuk menyimpan data.
Contoh:
nama = "Siti Fatimah"
umur = 18
print(nama)
print(umur)Output
Siti Fatimah
18
Tipe Data di Python
Python memiliki beberapa tipe data dasar.
Integer
Bilangan bulat.
umur = 18Float
Bilangan desimal.
tinggi = 165.5String
Teks.
nama = "Data Analyst"Boolean
Nilai benar atau salah.
lulus = TrueMenampilkan Data
Gunakan fungsi print().
nama = "Python"
print(nama)Output
Python
Input dari Pengguna
nama = input("Masukkan nama: ")
print("Halo", nama)Operator Matematika
Python mendukung operasi matematika.
a = 10
b = 5
print(a + b)
print(a - b)
print(a * b)
print(a / b)Output
15
5
50
2.0
Operator Perbandingan
print(10 > 5)
print(5 == 5)
print(8 != 7)Output
True
True
True
Percabangan (If)
Digunakan untuk mengambil keputusan.
nilai = 85
if nilai >= 75:
print("Lulus")
else:
print("Tidak Lulus")Output
Lulus
Perulangan (Loop)
For
for i in range(5):
print(i)Output
0
1
2
3
4
While
i = 1
while i <= 5:
print(i)
i += 1List
List digunakan untuk menyimpan banyak data.
buah = ["Apel", "Jeruk", "Mangga"]
print(buah)Output
['Apel', 'Jeruk', 'Mangga']
Mengakses data.
print(buah[0])Output
Apel
Dictionary
Dictionary menyimpan data dalam bentuk pasangan key dan value.
mahasiswa = {
"nama": "Siti",
"umur": 18,
"jurusan": "RPL"
}
print(mahasiswa["nama"])Output
Siti
Function
Function membuat program lebih rapi dan mudah digunakan kembali.
def sapa(nama):
print("Halo", nama)
sapa("Fatimah")Output
Halo Fatimah
Import Library
Python memiliki banyak library.
Contoh menggunakan library bawaan.
import math
print(math.sqrt(25))Output
5.0
Contoh Program Sederhana Data Analyst
Misalnya kita memiliki data penjualan.
penjualan = [10000, 12000, 15000, 17000]
total = sum(penjualan)
rata = total / len(penjualan)
print("Total:", total)
print("Rata-rata:", rata)Output
Total: 54000
Rata-rata: 13500.0
Contoh ini menunjukkan bagaimana Python dapat digunakan untuk melakukan perhitungan sederhana pada data. Nantinya, ketika menggunakan Pandas, proses yang sama dapat dilakukan pada ribuan hingga jutaan baris data dengan lebih efisien.
Skill Python yang Harus Dikuasai Data Analyst
Sebelum mempelajari library seperti Pandas dan NumPy, sebaiknya kuasai beberapa konsep dasar berikut.
- Variabel
- Tipe Data
- Operator
- Percabangan
- Perulangan
- Function
- List
- Dictionary
- Import Library
- Membaca dan menulis file
Menguasai konsep-konsep tersebut akan memudahkan Anda saat mulai mengolah dataset dalam proyek analisis data.
Kesimpulan
Python merupakan bahasa pemrograman yang sangat penting bagi seorang Data Analyst karena mampu membantu proses pengolahan, analisis, dan visualisasi data secara efisien. Dengan memahami dasar-dasar Python seperti variabel, tipe data, percabangan, perulangan, fungsi, serta struktur data, Anda telah memiliki fondasi yang kuat untuk mempelajari materi lanjutan seperti Pandas, NumPy, SQL, dan Visualisasi Data.