Main Logo
  • Home
  • About
  • Kursus
    • Paket Kursus
    • Roadmap Profesi
    • Data & AI
      • Data Analyst
      • Data Scientist
      • AI Engineer
      • Data Engineer
      • Business Intelligence (BI) Specialist
    • Infrastruktur & Keamanan
      • Network Engineer
      • System Engineer
      • DevOps Engineer
      • Security Engineer
      • Cloud Engineer
    • Programming & Web Development
      • Web & App Developer
      • Web Developer
      • WordPress Developer
      • Mobile Developer
    • Spesialisasi
      • Blockchain Engineer
      • IOT Engineer
      • Digital Marketing Specialist
  • Elearning
  • Blog
  • Portfolio
Daftar
Main Logo
  • Home
  • About
  • Kursus
    • Paket Kursus
    • Roadmap Profesi
    • Data & AI
      • Data Analyst
      • Data Scientist
      • AI Engineer
      • Data Engineer
      • Business Intelligence (BI) Specialist
    • Infrastruktur & Keamanan
      • Network Engineer
      • System Engineer
      • DevOps Engineer
      • Security Engineer
      • Cloud Engineer
    • Programming & Web Development
      • Web & App Developer
      • Web Developer
      • WordPress Developer
      • Mobile Developer
    • Spesialisasi
      • Blockchain Engineer
      • IOT Engineer
      • Digital Marketing Specialist
  • Elearning
  • Blog
  • Portfolio

Membuat Dark Mode pada Website Menggunakan HTML, CSS, dan JavaScript

  • September 24, 2026
  • oleh Devina Ghea Amanda

Saat membuka sebuah website, kadang tampilan yang terlalu terang terasa kurang nyaman, terutama ketika digunakan pada malam hari. Salah satu fitur sederhana yang bisa digunakan untuk mengatasi hal tersebut adalah Dark Mode.

Dark Mode membuat warna website menjadi lebih gelap sehingga tampilannya terasa lebih nyaman dan juga terlihat lebih modern. Fitur ini sebenarnya tidak terlalu sulit dibuat. Kita hanya membutuhkan HTML untuk struktur halaman, CSS untuk mengatur tampilan, dan JavaScript untuk membuat tombol Dark Mode bekerja.

Di artikel ini, kita akan membuat Dark Mode sederhana dari awal sampai bisa digunakan di browser.

💡 Gambaran Singkat
Dark Mode dibuat menggunakan HTML, CSS, dan JavaScript. HTML digunakan untuk membuat struktur halaman, CSS mengatur tampilan, sedangkan JavaScript digunakan untuk membuat tombol pergantian tema bekerja.

1. Persiapan

Sebelum mulai membuat website, ada beberapa hal yang perlu disiapkan terlebih dahulu:

  • Laptop atau PC
  • Visual Studio Code atau text editor lainnya
  • Browser seperti Google Chrome
  • Sedikit pemahaman HTML, CSS, dan JavaScript

Buat sebuah folder baru, misalnya:

dark-mode-website

Kemudian buat tiga file di dalam folder tersebut:

dark-mode-website/
├── index.html
├── style.css
└── script.js

2. Membuat Struktur HTML

Pertama, kita buat halaman website sederhana menggunakan HTML. Buka file index.html, lalu masukkan kode berikut:

<!DOCTYPE html>
<html lang="id">
<head>
    <meta charset="UTF-8">
    <meta name="viewport" content="width=device-width, initial-scale=1.0">
    <title>Dark Mode Website</title>
    <link rel="stylesheet" href="style.css">
</head>
<body>

    <div class="container">
        <button id="darkModeBtn">🌙 Dark Mode</button>

        <h1>Website Sederhana</h1>

        <p>
            Ini adalah contoh website sederhana yang memiliki
            fitur Dark Mode menggunakan HTML, CSS, dan JavaScript.
        </p>

        <div class="card">
            <h2>Selamat Datang!</h2>
            <p>
                Klik tombol di atas untuk mengubah tampilan
                website menjadi mode gelap.
            </p>
        </div>
    </div>

    <script src="script.js"></script>
</body>
</html>

Pada bagian ini kita membuat judul, paragraf, sebuah card, dan tombol yang nantinya digunakan untuk mengaktifkan Dark Mode.


3. Membuat Tampilan dengan CSS

Setelah HTML selesai, sekarang kita atur tampilannya menggunakan CSS. Buka file style.css, kemudian masukkan kode berikut:

* {
    margin: 0;
    padding: 0;
    box-sizing: border-box;
}

body {
    font-family: Arial, sans-serif;
    background-color: #f4f7fb;
    color: #222;
    transition: 0.3s;
}

.container {
    width: 90%;
    max-width: 800px;
    margin: 80px auto;
    text-align: center;
}

button {
    padding: 12px 20px;
    border: none;
    border-radius: 8px;
    background-color: #222;
    color: white;
    cursor: pointer;
    margin-bottom: 30px;
}

button:hover {
    opacity: 0.8;
}

h1 {
    margin-bottom: 15px;
}

p {
    line-height: 1.7;
}

.card {
    margin-top: 30px;
    padding: 30px;
    background-color: white;
    border-radius: 15px;
    box-shadow: 0 5px 20px rgba(0, 0, 0, 0.08);
}

/* Dark Mode */

body.dark {
    background-color: #121212;
    color: #f5f5f5;
}

body.dark .card {
    background-color: #1f1f1f;
    box-shadow: none;
}

body.dark button {
    background-color: #f5f5f5;
    color: #222;
}

Di dalam CSS tersebut terdapat bagian khusus body.dark. Bagian inilah yang nantinya digunakan ketika Dark Mode aktif.

Kita juga memberikan transition: 0.3s; supaya perubahan warna tidak terasa terlalu tiba-tiba.


4. Membuat Fungsi Dark Mode dengan JavaScript

Sekarang bagian yang paling penting. Kita akan membuat tombol tadi benar-benar berfungsi menggunakan JavaScript.

Buka file script.js, kemudian masukkan kode berikut:

const darkModeBtn = document.getElementById("darkModeBtn");

darkModeBtn.addEventListener("click", function () {
    document.body.classList.toggle("dark");

    if (document.body.classList.contains("dark")) {
        darkModeBtn.textContent = "☀️ Light Mode";
    } else {
        darkModeBtn.textContent = "🌙 Dark Mode";
    }
});

Cara kerjanya cukup sederhana. Ketika tombol diklik, JavaScript menjalankan:

document.body.classList.toggle("dark");

Perintah tersebut akan menambahkan class dark ke <body> jika Dark Mode belum aktif. Kalau diklik lagi, class tersebut akan dihapus.

Teks tombol juga ikut berubah dari 🌙 Dark Mode menjadi ☀️ Light Mode. Jadi pengguna bisa mengetahui mode apa yang sedang digunakan.


5. Menjalankan Website

Setelah semua kode selesai, simpan ketiga file tersebut. Kemudian buka file index.html dengan browser.

Mau Kuasai Membuat Dark Mode pada Website Menggunakan HTML, CSS, dan JavaScript Sampai Bisa Praktik Langsung?

Materi ini juga kami ajarkan langsung di kelas Edusoft Center, dibimbing mentor, sampai kamu bisa praktik nyata — bukan cuma baca teori.

Tanya Kursus via WhatsApp Lihat contoh project nyata dari siswa kami →

Pada kondisi awal, website akan menggunakan mode terang. Tampilan terdiri dari judul website, paragraf, tombol Dark Mode, dan card informasi.


6. Mencoba Dark Mode

Sekarang klik tombol 🌙 Dark Mode. Setelah tombol ditekan, JavaScript akan menambahkan class dark ke bagian <body>.

Tampilan website kemudian berubah menjadi lebih gelap. Tombol juga berubah menjadi ☀️ Light Mode.

🌙 Dark Mode Aktif
Perubahan tampilan terjadi karena JavaScript menambahkan class dark, kemudian CSS menerapkan warna yang sudah ditentukan untuk mode gelap.

7. Cara Kerja Dark Mode

Sebenarnya konsep Dark Mode yang kita buat cukup sederhana. Alurnya seperti ini:

User membuka website
↓
Mode terang ditampilkan
↓
User klik tombol Dark Mode
↓
JavaScript berjalan
↓
Class “dark” ditambahkan
↓
CSS mengubah warna website
↓
Dark Mode aktif

Ketika tombol ditekan lagi, class dark akan dihapus sehingga website kembali ke tampilan awal.

Jadi JavaScript tidak langsung mengubah semua warna satu per satu. JavaScript cukup mengatur class, sedangkan perubahan tampilannya diatur oleh CSS.


8. Pengujian Fitur

Setelah fitur selesai dibuat, saya melakukan beberapa pengujian sederhana untuk memastikan semuanya berjalan dengan baik.

PengujianHasil yang Diharapkan
Membuka websiteMode terang muncul
Klik Dark ModeWebsite berubah menjadi gelap
Klik Light ModeWebsite kembali terang
Klik berkali-kaliMode tetap bisa berganti
Membuka di browserTidak ada error

9. Hasil Akhir

Setelah semua langkah selesai, kita sudah memiliki website sederhana dengan fitur Dark Mode.

dark-mode-website/
├── index.html
├── style.css
└── script.js

Walaupun fiturnya sederhana, konsep seperti ini sebenarnya sering digunakan pada website modern. Dari latihan ini kita juga bisa belajar bagaimana HTML, CSS, dan JavaScript saling bekerja sama dalam sebuah website.

HTML bertugas membuat struktur halaman, CSS mengatur tampilan, sedangkan JavaScript membuat halaman menjadi interaktif.


11. Kesimpulan

Membuat Dark Mode ternyata tidak membutuhkan kode yang terlalu banyak. Dengan HTML, CSS, dan sedikit JavaScript, kita sudah bisa membuat fitur yang membuat website terasa lebih modern dan nyaman digunakan.

Dari project sederhana ini, kita juga bisa mengembangkan fitur lainnya, misalnya membuat Dark Mode tersimpan otomatis, menambahkan animasi saat pergantian tema, atau membuat website mengikuti mode perangkat pengguna.

Jadi, meskipun project-nya sederhana, fitur seperti Dark Mode bisa menjadi latihan yang bagus untuk memahami dasar Web Development, terutama bagaimana JavaScript berinteraksi dengan HTML dan CSS.

📌 Penutup
Dengan project sederhana ini, kita dapat memahami dasar hubungan antara HTML, CSS, dan JavaScript dalam membuat website yang interaktif.

Penulis : Devina Ghea Amanda

Mau Kuasai Membuat Dark Mode pada Website Menggunakan HTML, CSS, dan JavaScript Sampai Bisa Praktik Langsung?

Materi ini juga kami ajarkan langsung di kelas Edusoft Center, dibimbing mentor, sampai kamu bisa praktik nyata — bukan cuma baca teori.

Tanya Kursus via WhatsApp Lihat contoh project nyata dari siswa kami →

Tags: CSSCSS DasarDark ModeFrontendhtmljavascriptPemograman WebResponsive WebsiteTutorial WebsiteUI Website
Previous Post

Post comment

Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Membuat Dark Mode pada Website Menggunakan HTML, CSS, dan JavaScript
  • Mengenal Cockpit: Mengelola Server Linux lewat Web Browser
  • Membuat Visualisasi Data Penjualan dengan Looker Studio
  • Mengenal Dimension dan Metric di Google Looker Studio
  • Mencari Produk yang Sering Dibeli Bersamaan Menggunakan SQL

Arsip

  • September 2026
  • August 2026
  • July 2026
  • June 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • March 2019
  • February 2019
  • January 2019
  • December 2018
  • November 2018
  • October 2018
  • September 2018
  • August 2018
  • July 2018
  • June 2018
  • May 2018
  • April 2018
  • March 2018
  • February 2018
  • January 2018
  • December 2017
  • November 2017
  • October 2017
  • September 2017
  • August 2017
  • July 2017
  • June 2017
  • May 2017
  • April 2017
  • March 2017
  • February 2017
  • January 2017
  • December 2016
  • November 2016
  • October 2016
  • September 2016
  • August 2016
  • July 2016
  • June 2016
  • May 2016
  • April 2016
  • March 2016
  • February 2016
  • January 2016
  • December 2015
  • November 2015
  • October 2015
  • September 2015
  • August 2015
  • July 2015
  • June 2015
  • May 2015
  • April 2015
  • March 2015
  • February 2015
  • January 2015
  • December 2014
  • November 2014
  • October 2014
  • September 2014
  • August 2014
  • July 2014
  • June 2014
  • May 2014
  • April 2014
  • March 2014
  • February 2014
  • January 2014
  • December 2013
  • November 2013
  • October 2013
  • September 2013
  • August 2013
  • July 2013
  • June 2013
  • May 2013
  • April 2013
  • March 2013
  • February 2013
  • January 2013
  • December 2012
  • November 2012
  • October 2012
  • September 2012
  • August 2012
  • July 2012
  • June 2012
  • May 2012
  • April 2012
  • December 2011
  • November 2011

Tags

apache web server dns server kursus android kursus database kursus dns dan web server kursus dns server kursus ethical hacking kursus hacking kursus jaringan kursus jaringan linux Kursus Komputer kursus komputer di solo kursus komputer di solo / surakarta kursus komputer di surakarta kursus linux Kursus Linux Forensics kursus linux networking kursus linux security kursus linux server kursus mikrotik kursus networking kursus network security kursus php Kursus PHP dan MySQL kursus php mysql kursus proxy kursus security kursus ubuntu kursus ubuntu server kursus web kursus web security kursus web server kursus wordpress kursus wordpress theme linux MySQL pelatihan komputer di solo PHP python security training komputer training komputer di solo tutorial php ubuntu wordpress

© Edusoft Center - Kursus Komputer di Solo | 2010 - 2026 | Privacy Policy | Site Map | Portfolio Magang | Butuh tim kami langsung yang mengerjakan? Lihat layanan implementasi →

All Right Reserved

WhatsApp us