Daftar Isi
- Pendahuluan
- Apa itu Bot Telegram dan Google Looker Studio?
- Alur Sistem: Dari Telegram ke Visualisasi
- Langkah 1: Membuat Bot Telegram
- Langkah 2: Menyimpan Data ke Google Sheets via Apps Script
- Langkah 3: Menyiapkan Format Data untuk Visualisasi
- Langkah 4: Menghubungkan Google Sheets ke Looker Studio
- Langkah 5: Mendesain Dashboard Interaktif di Looker Studio
- Studi Kasus: Analisis Data Absensi Siswa
- Manfaat dan Potensi Pengembangan
- Kesimpulan
Pendahuluan
Dalam era digital, analisis data menjadi bagian penting dalam pengambilan keputusan. Bot Telegram kini tak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai input data yang dapat dikumpulkan secara otomatis dan divisualisasikan menggunakan alat powerful seperti Google Looker Studio.
Apa itu Bot Telegram dan Google Looker Studio?
- Bot Telegram: Program otomatis di platform Telegram yang bisa menerima dan merespon pesan. Dapat digunakan untuk input data seperti absensi, polling, survei, dsb.
- Google Looker Studio (dulu Data Studio): Alat gratis dari Google untuk membuat dashboard dan laporan interaktif berbasis data (dari Google Sheets, BigQuery, dll).
Alur Sistem: Dari Telegram ke Visualisasi
- User mengirim data ke bot Telegram.
- Bot menyimpan data ke Google Sheets menggunakan Apps Script.
- Google Looker Studio mengambil data dari Sheets.
- Dashboard interaktif ditampilkan secara real-time.
Langkah 1: Membuat Bot Telegram
- Buka Telegram dan cari @BotFather

2.) Klik start

3.) Klik /newbot → beri nama dan username unik dan dapatkan token API bot

Langkah 2: Menyimpan Data ke Google Sheets via Apps Script
Gunakan Google Apps Script untuk menerima data dari bot Telegram dan simpan ke Spreadsheet.
Contoh format pesan: ABSEN#Nama#NIS#Status[#Keterangan]
Simpan ke Google Sheets dengan kolom:
- Timestamp
- Nama
- NIS
- status
- Keterangan

Langkah 3: Menyiapkan Format Data untuk Visualisasi
Pastikan sheet memiliki header yang konsisten dan tidak kosong:

Langkah 4: Menghubungkan Google Sheets ke Looker Studio
- Buka Google Looker Studio di bagian sheet -> extension -> looker studio

2.) Klik Buat > Laporan dan Pastikan sheet anda tidak ada bagian yang kosong.

3.) Lalu klik buat dan kita edit di bagian diagram bila perlu.

- Tampilan ketika klik buat.
- Jika ingin mengubah diagram kita bisa pilih tulisan tambahkan diagram yang kita suka.
5. Studi Kasus: Analisis Data Absensi Siswa
Tujuan: Memantau kehadiran siswa magang
Input dari bot Telegram:
- Jika kita sudah membuat bot telegram langkah selanjutnya kita hanya perlu mengetikkan dibagian navbar search lalu kita ketikkan nama bot yang telah kita buat, seperti contoh di bawah ini :

- Setelah itu kita klik bot yang sudah kita buat dan masuk ke dalam room chat lalu klik start dan tunggu respon dari bot terlebih dahulu. Jika bot sudah merespon dan memberikan arahan kita tinggal mengisi kan format seperti yang sudah diberi contoh oleh bot nya.

Manfaat dan Potensi Pengembangan
- Real-time reporting tanpa coding tambahan
- Tidak perlu install software tambahan
- Bisa diakses dari HP, PC, atau TV Panel
- Potensi pengembangan:
- Analisis survey
- Penilaian kinerja
- Feedback event/kegiatan sekolah
- Jika kita ingin melihat datanya kita hanya perlu pergi menuju ke spreed sheet yang telah kita buat dan lihat lah data yang telah masuk.
Kesimpulan
Dengan mengintegrasikan Bot Telegram, Google Sheets, dan Google Looker Studio, kamu bisa membangun sistem input data otomatis dan visualisasi interaktif tanpa biaya tambahan. Cocok untuk kebutuhan pendidikan, organisasi, maupun bisnis kecil.