Main Logo
  • Home
  • About
  • Kursus
    • Paket Kursus
    • Roadmap Profesi
  • Elearning
  • Blog
Daftar
Main Logo
  • Home
  • About
  • Kursus
    • Paket Kursus
    • Roadmap Profesi
  • Elearning
  • Blog

Apa itu CSS ?

  • June 14, 2017
  • oleh Edusoft Center

Sebelum melanjutkan tutorial CSS ini, anda diharapkan telah memiliki pemahaman tentang dasar tentang HTML atau XHTML

Apa itu CSS?

  • CSS kependekan dari Cascading Style Sheets
  • Styles mendefinisikan bagaimana menampilkan elemen HTML
  • CSS menghemat banyak pekerjaan karena dapat mengontrol tata letak beberapa halaman web sekaligus
  • External Style Sheets disimpan dalam File CSS

HTML berisi tag yang tidak pernah dimaksudkan untuk untuk memformat dokumen.

HTML dimaksudkan untuk menentukan isi dari dokumen, seperti:

<h1>This is a heading</h1>

<p>This is a paragraph.</p>

 

Pada awalnya, format (style) dimasukan pada tag. Hal ini membuat kesulitan bagi programmer karena harus mengubah properti dari HTML satu per satu. Untuk mengatasi masalah ini, World Wide Web Consortium (W3C) menciptakan CSS.

Dalam HTML 4.0, semua format bisa dihapus dari dokumen HTML, dan disimpan dalam file CSS yang terpisah.

  • Semua browser mendukung CSS saat ini.
  • CSS Menghemat banyak pekerjaan!
  • CSS mendefinisikan bagaimana cara menampilkan elemen HTML.

Styles biasanya disimpan dalam file eksternal css. Style sheet eksternal memungkinkan Anda untuk mengubah tampilan dan tata letak dari semua halaman di situs Web, hanya dengan mengedit satu file tunggal!

Sintak CSS
Aturan CSS terdiri dari blok Selector dan blok Deklarasi :

Deklarasi blok berisi satu atau lebih deklarasi yang dipisahkan oleh titik koma.

Setiap deklarasi mencakup nama properti dan nilai, yang dipisahkan oleh titik dua.

Contoh
Sebuah deklarasi CSS selalu diakhiri dengan titik koma, dan kelompok deklarasi dikelilingi oleh kurung kurawal:

p {color:red;text-align:center;}

Untuk membuat kode CSS lebih mudah dibaca, Anda dapat menempatkan satu deklarasi pada setiap baris, seperti ini:

1
2
3
4
p {
color: red;
text-align: center;
}

Komentar di CSS

Komentar digunakan untuk menjelaskan kode Anda, dan dapat membantu Anda ketika Anda mengedit sumber kode di kemudian hari. Komentar akan diabaikan oleh browser.

Sebuah komentar CSS dimulai dengan / * dan diakhiri dengan * /.

1
2
3
4
5
6
7
8
9
p {
color: red;
/* This is a single-line comment */
text-align: center;
}
/* This is
a multi-line
comment */

CSS Selectors

CSS memungkinkan Anda untuk memilih dan memanipulasi elemen HTML. CSS selector digunakan untuk “menemukan” (atau memilih) elemen HTML berdasarkan id, kelas, jenis, atribut, nilai atribut dan banyak lagi.

Element Selector
Menggunakan nama elemen sebagai selector.

Aturan CSS sytle berikut membuat semua elemen dengan tag <p> pada halaman seperti ini mempunyai align ditengah dengan warna teks merah.

1
2
3
4
p {
text-align: center;
color: red;
}

Id Selector
Menemukan elemen HTML yang menggunakan atribut id tertentu.

Id harus unik dalam suatu halaman, sehingga Anda harus menggunakan selector id bila Anda ingin menemukan satu elemen yang unik.

Untuk menemukan elemen dengan id tertentu, dapat dilakukan dengan menulis karakter hash(#) diikuti oleh nama  id dari elemen.

Aturan CSS Style di bawah ini akan menerapkan HTML CSS yang memiliki id = “para1”:

1
2
3
4
#para1 {
text-align: center;
color: red;
}

class Selector
Menemukan elemen yang menggunakan atribut class tertentu.

Untuk menemukan elemen dengan class tertentu, dapat dilakukan dengan menulis karakter dot(.) dan diikuti oleh nama class :

Pada contoh di bawah ini, semua elemen HTML dengan class = “center” akan diformat menjadi center-aligned

1
2
3
4
.center {
text-align: center;
color: red;
}

Anda juga dapat menggabungkan jenis elemen HTML yang spesifik dengan class tertentu. Pada contoh di bawah ini, semua elemen p dengan class = “center” akan di format menjadi center-aligned:

1
2
3
4
p.center {
text-align:center;
color:red;
}

Group Selectors
Dalam style sheet sering ada unsur dengan style yang sama. Misalnya contoh di bawah ini.

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
h1 {
text-align: center;
color: red;
}
h2 {
text-align: center;
color: red;
}
p {
text-align: center;
color: red;
}

Maka kita bisa memuat kode CSS berikut untuk meminimalkannya

1
2
3
4
h1, h2, p {
text-align: center;
color: red;
}

Cara Memasang CSS

Ada tiga cara untuk memasukkan sebuah CSS:

  1. External style sheet
  2. Internal style sheet
  3. Inline style

External Style Sheet
Eksternal stylesheet adalah menyimpan CSS pada file terpisah. Eksternal  style sheet sangat ideal diterapkan pada banyak halaman karena Anda dapat mengubah tampilan seluruh situs Web dengan mengubah hanya satu file.

Cara memasang external sytle sheet, setiap halaman harus menyertakan link ke file CSS dengan tag <link> . Tag <link> dimasukan di dalam bagian tag <head>:

1
2
3
<head>
<link rel="stylesheet" type="text/css" href="mystyle.css">
</head>

Sebuah eksternal  style sheet adalah sebuah file teks, dan dapat ditulis dalam editor teks apapun. Misalnya sebuah file style sheet bernama mystyle.css, akan berisi style berikut:

1
2
3
hr {color: green;}
p {margin: 20px;}
body {background-image: url("images/background.gif");}

Internal Style Sheet
Internal  style sheet digunakan jika dokumen memiliki Style yang unik. Style tersebut tidak akan dipakai pada halaman web yang lain. Anda harus mendefinisikan Style internal di bagian dalam tag <head> dalam tag <style>.

1
2
3
4
5
6
7
<head>
<style>
hr {color: green;}
p {margin: 20px;}
body {background-image: url("images/background.gif");}
</style>
</head>

Inline Styles
Insline style adalah style yang ditambahkan dalam tag HTML dengan atribut style. Atribut ini kemudian diisi dengan kode deklarasi CSS. Dengan inline style, maka deklarasi CSS hanya akan bekerja untuk elemen tersebut saja.

1
<p style="color:sienna;margin-left:20px;">This is a paragraph.</p>

 

 

Previous Post
Next Post

Post comment

Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Basis Data: Pengertian, Konsep, Contoh, dan Langkah Praktis Menggunakan SQL
  • Di Balik Rekomendasi Aplikasi: Mengapa Teknologi Selalu Tahu Apa yang Kita Mau?
  • Membuat Aplikasi Otomatisasi Menggunakan Google Apps Script: Pendekatan Praktis untuk Data Analyst Pemula
  • Mengapa Data Analyst Pemula Lebih Butuh Cara Berpikir daripada Tools
  • Mengapa dan Bagaimana Cara Berkontribusi pada Proyek Open Source di Platform seperti GitHub?

Arsip

  • January 2026
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • March 2019
  • February 2019
  • January 2019
  • December 2018
  • November 2018
  • October 2018
  • September 2018
  • August 2018
  • July 2018
  • June 2018
  • May 2018
  • April 2018
  • March 2018
  • February 2018
  • January 2018
  • December 2017
  • November 2017
  • October 2017
  • September 2017
  • August 2017
  • July 2017
  • June 2017
  • May 2017
  • April 2017
  • March 2017
  • February 2017
  • January 2017
  • December 2016
  • November 2016
  • October 2016
  • September 2016
  • August 2016
  • July 2016
  • June 2016
  • May 2016
  • April 2016
  • March 2016
  • February 2016
  • January 2016
  • December 2015
  • November 2015
  • October 2015
  • September 2015
  • August 2015
  • July 2015
  • June 2015
  • May 2015
  • April 2015
  • March 2015
  • February 2015
  • January 2015
  • December 2014
  • November 2014
  • October 2014
  • September 2014
  • August 2014
  • July 2014
  • June 2014
  • May 2014
  • April 2014
  • March 2014
  • February 2014
  • January 2014
  • December 2013
  • November 2013
  • October 2013
  • September 2013
  • August 2013
  • July 2013
  • June 2013
  • May 2013
  • April 2013
  • March 2013
  • February 2013
  • January 2013
  • December 2012
  • November 2012
  • October 2012
  • September 2012
  • August 2012
  • July 2012
  • June 2012
  • May 2012
  • April 2012
  • December 2011
  • November 2011

Tags

apache web server dns server kursus android kursus database kursus dns dan web server kursus dns server kursus ethical hacking kursus hacking kursus jaringan kursus jaringan linux Kursus Komputer kursus komputer di solo kursus komputer di solo / surakarta kursus komputer di surakarta kursus linux Kursus Linux Forensics kursus linux networking kursus linux security kursus linux server kursus mikrotik kursus mysql kursus networking kursus network security kursus php Kursus PHP dan MySQL kursus php mysql kursus proxy kursus security kursus ubuntu kursus ubuntu server kursus web kursus web security kursus web server kursus wordpress kursus wordpress theme linux MySQL pelatihan komputer di solo PHP security training komputer training komputer di solo tutorial php ubuntu wordpress

© Edusoft Center - Kursus Komputer di Solo | 2010 - 2025 | Privacy Policy | Site Map

All Right Reserved

WhatsApp us