Main Logo
  • Home
  • About
  • Kursus
    • Paket Kursus
    • Roadmap Profesi
  • Elearning
  • Blog
  • Portfolio Magang
Daftar
Main Logo
  • Home
  • About
  • Kursus
    • Paket Kursus
    • Roadmap Profesi
  • Elearning
  • Blog
  • Portfolio Magang

Eksplorasi Data Awal: head(), describe(), info() di Pandas

  • July 23, 2026
  • oleh Edusoft Center

Eksplorasi Data Awal di Google Colab: Yuk Kenalan sama head(), describe(), dan info() di Pandas

Setiap kali dapet dataset baru, pasti muncul pertanyaan di kepala: “Ini datanya kayak gimana sih isinya? Ada berapa baris? Kolomnya apa aja? Ada yang kosong nggak?” Nah, sebelum buru-buru bikin analisis atau visualisasi, ada tahap penting yang wajib dilakuin dulu, namanya eksplorasi data awal (istilah kerennya Exploratory Data Analysis, atau EDA).

Oleh karena itu, di tutorial ini kita bakal langsung praktik pakai Google Colabβ€”platform gratis dari Google buat nulis dan jalanin kode Python langsung dari browser, tanpa perlu install apa-apa. Dengan begitu, cocok banget buat pemula karena tinggal buka, tulis kode, terus jalanin.

Kenapa Colab Jadi Pilihan yang Pas buat Pemula

πŸ’‘ Kenapa Pakai Google Colab?

  • Gratis dan bisa diakses dari browser mana aja.
  • Nggak perlu install Python atau library apapun di laptop.
  • Library kayak Pandas udah otomatis tersedia.
  • Bisa nyimpen kerjaan langsung ke Google Drive.
  • Cocok banget buat belajar dan eksperimen data.

Langkah 1: Buka Google Colab

Sebelum mulai ngoding, kita buka dulu Google Colab-nya.

Cara Membuka Google Colab

Caranya

  • Buka browser, kunjungi colab.research.google.com
  • Login pakai akun Google kamu (kalau belum login).
  • Klik New notebook buat bikin notebook kosong.

Setelah halaman colab.research.google.com kebuka, kamu bakal liat tombol besar “New notebook”. Klik tombol itu, dan Colab bakal langsung bikinin notebook kosong dengan judul default kayak Untitled0.ipynb.

Tampilan Google Colab saat membuat notebook baru

Selanjutnya, begitu notebook baru kebuka, kamu bakal liat satu kotak kosong yang disebut cell. Di situlah nanti kita nulis dan jalanin kode Python.

Mengenal Cell di Colab

Tips:

Buat jalanin kode di satu cell, tinggal klik cell-nya terus tekan Shift + Enter. Dengan begitu, Colab otomatis pindah ke cell berikutnya.


Langkah 2: Import Pandas dan Siapin Data

Karena di Colab kita belum tentu punya file CSV yang di-upload, di tutorial ini kita bikin data contoh langsung lewat kode. Dengan demikian, kamu bisa langsung praktik tanpa perlu upload file apapun dulu.

Menyiapkan Data Contoh

Ketik di Cell Pertama

import pandas as pd

data = {
    'id': [1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8],
    'nama_produk': ['Kaos', 'Celana', 'Topi', 'Jaket', 'Sepatu', 'Tas', 'Kacamata', 'Ikat Pinggang'],
    'kategori': ['Atasan', 'Bawahan', 'Aksesoris', 'Atasan', 'Sepatu', 'Aksesoris', 'Aksesoris', 'Aksesoris'],
    'harga': [75000, 120000, 45000, 250000, 300000, None, 90000, 60000],
    'jumlah_terjual': [120, 85, 60, 40, 55, 30, None, 70]
}

df = pd.DataFrame(data)
Import Pandas dan menyiapkan data di Google Colab

Tekan Shift + Enter buat jalanin cell ini. Selanjutnya, kalau nggak muncul error, artinya library Pandas berhasil di-import dan data contohnya udah siap disimpan di variabel df.

πŸ“ Catatan Dikit

Kalau kamu punya file CSV sendiri, tinggal upload dulu ke Colab lewat ikon folder di sidebar kiri, terus baca datanya pakai pd.read_csv(‘nama_file.csv’) menggantikan bagian bikin data manual di atas.


Langkah 3: Ngintip Data Pakai head()

Sekarang saatnya liat isi data yang udah kita buat tadi. Untuk itu, kita pakai head()β€”fungsi yang nampilin beberapa baris pertama dari dataset.

Kegunaan head() Secara Singkat

πŸ’‘ head() Buat Apa Sih?

  • Ngintip isi data tanpa harus nampilin semuanya.
  • Bantu ngecek kolom apa aja yang ada di dataset.
  • Ngasih gambaran cepat tipe data yang bakal kita olah.

Ketik di Cell Baru

df.head()

Klik cell baru (atau bikin cell baru dengan klik + Code), ketik kode di atas, terus jalanin pakai Shift + Enter. Secara default, head() bakal nampilin 5 baris pertama.

Output:

Hasil output df.head() di Google Colab
idnama_produkkategorihargajumlah_terjual
01KaosAtasan75000.0120.0
12CelanaBawahan120000.085.0
23TopiAksesoris45000.060.0
34JaketAtasan250000.040.0
45SepatuSepatu300000.055.0

Selain itu, kalau mau nampilin lebih dari 5 baris, tinggal isi angkanya di dalam kurung, misalnya buat nampilin semua 8 baris data kita:

df.head(8)

Biar makin ngerti:

  • df itu nama variabel DataFrame tempat data kita disimpan.
  • head() artinya “kasih lihat data dari atas”.
  • Angka di dalam kurung nentuin berapa baris yang mau ditampilin.

Langkah 4: Cek Struktur Data Pakai info()

Udah liat isi datanya, sekarang kita cek “laporan singkat” soal struktur dataset pakai info(). Fungsi ini penting banget dijalanin di awal, sebab bisa langsung ketauan kalau ada data yang kosong atau tipe datanya nggak sesuai.

Kegunaan info() Secara Singkat

πŸ’‘ info() Buat Apa Sih?

  • Nampilin jumlah total baris dan kolom.
  • Ngasih tau tipe data tiap kolom (int, float, object, dll).
  • Nunjukin jumlah data yang nggak kosong (non-null) di tiap kolom.

Ketik di Cell Baru

Mau Kuasai Eksplorasi Data Awal: head(), describe(), info() di Pandas Sampai Bisa Praktik Langsung?

Materi ini juga kami ajarkan langsung di kelas Edusoft Center, dibimbing mentor, sampai kamu bisa praktik nyata β€” bukan cuma baca teori.

Tanya Kursus via WhatsApp Lihat contoh project nyata dari siswa kami →

df.info()

Bikin cell baru lagi, ketik kode di atas, terus jalanin. Hasilnya bakal keluar langsung di bawah cell.

Output:

Hasil output df.info() di Google Colab
<class 'pandas.core.frame.DataFrame'>
RangeIndex: 8 entries, 0 to 7
Data columns (total 5 columns):
 #   Column          Non-Null Count  Dtype  
---  ------          --------------  -----  
 0   id              8 non-null      int64  
 1   nama_produk     8 non-null      object 
 2   kategori        8 non-null      object 
 3   harga           7 non-null      float64
 4   jumlah_terjual  7 non-null      float64
dtypes: float64(2), int64(1), object(2)
memory usage: 452.0+ bytes

Dari output ini, kita bisa langsung liat kolom harga dan jumlah_terjual ternyata cuma punya 7 data non-null dari total 8 baris. Dengan kata lain, ada 1 data kosong di masing-masing kolom itu (inget, tadi kita sengaja isi None pas bikin datanya).

Bagian OutputArtinya
RangeIndexJumlah total baris dalam dataset.
ColumnNama-nama kolom yang ada di dataset.
Non-Null CountJumlah data yang terisi (bukan kosong) di tiap kolom.
DtypeTipe data tiap kolom, misalnya int64, float64, atau object.

Tips:

Kalau nemu kolom yang non-null count-nya lebih kecil dari total baris, itu tandanya ada data kosong (missing value) yang perlu ditangani sebelum lanjut analisis.


Langkah 5: Liat Ringkasan Statistik Pakai describe()

Akhirnya, di langkah terakhir ini kita liat “angka-angka penting” dari data numerik pakai describe(). Fungsi ini ngasih ringkasan statistik dasar cuma dengan satu baris kode aja.

Kegunaan describe() Secara Singkat

πŸ’‘ describe() Buat Apa Sih?

  • Ngasih tau rata-rata (mean) dari data numerik.
  • Nunjukin nilai minimum dan maksimum tiap kolom.
  • Ngasih gambaran sebaran data lewat kuartil (25%, 50%, 75%).

Ketik di Cell Baru

df.describe()

Sama kayak sebelumnya, bikin cell baru, ketik kodenya, terus jalanin pakai Shift + Enter.

Output:

Hasil output df.describe() di Google Colab
idhargajumlah_terjual
count8.0000007.0000007.000000
mean4.500000134285.7165.714286
std2.449490100017.8630.059465
min1.00000045000.0030.000000
25%2.75000067500.0047.500000
50%4.50000090000.0060.000000
75%6.250000185000.0077.500000
max8.000000300000.00120.000000
IstilahArtinya
countJumlah data yang keisi di kolom itu.
meanNilai rata-rata dari data.
stdStandar deviasi, ukuran seberapa nyebar datanya.
min / maxNilai paling kecil dan paling besar di kolom itu.
25%, 50%, 75%Kuartil, alias titik-titik pembagi sebaran data.

Dengan begitu, dari output ini kita bisa langsung tau misalnya harga rata-rata produk di data kita, harga termurah, harga termahal, sampai gambaran gimana sebaran harganya secara umum.

Tips:

Mau liat ringkasan buat kolom teks (kategorikal) kayak nama_produk atau kategori? Tinggal tambahin parameter include=’object’ di dalam describe().

df.describe(include='object')

Biar Nggak Lupa, Ini Rangkuman Langkah-Langkahnya

LangkahYang DilakuinKode
1Buka Google Colab, bikin notebook baru.–
2Import Pandas, siapin data.import pandas as pd
3Ngintip beberapa baris pertama.df.head()
4Cek struktur & missing value.df.info()
5Liat ringkasan statistik.df.describe()

Kalau Digabung, Alurnya Kayak Gini

🌐 Buka Google Colab ⬇ πŸ“₯ Import Pandas & Siapin Data ⬇ πŸ‘€ head() β€” Intip Datanya ⬇ 🧱 info() β€” Cek Struktur & Missing Value ⬇ πŸ“Š describe() β€” Ringkasan Statistik ⬇ βœ… Siap Lanjut ke Analisis / Cleaning

πŸ“ Catatan Dikit

Ketiga fungsi ini sifatnya cuma buat “liat-liat” doang, nggak ngubah data aslinya sama sekali. Jadi aman dijalanin kapan aja di Colab, bahkan berkali-kali, tanpa takut datanya kenapa-kenapa.

Abis Ini Belajar Apa Lagi?

πŸš€ Kalau udah pede sama head(), info(), dan describe() di Colab, lanjut aja praktikin materi-materi ini di cell baru:

  • isnull().sum() β€” buat ngecek total data kosong per kolom
  • value_counts() β€” buat ngitung frekuensi data kategorikal
  • dropna() & fillna() β€” buat nanganin data kosong
  • shape & columns β€” buat cek dimensi dataset
  • groupby() β€” buat ngelompokin data
  • Visualisasi data pakai Matplotlib / Seaborn (juga udah tersedia di Colab)

Penutup

Lewat tutorial ini, kamu udah praktik langsung di Google Colab buat eksplorasi data awal pakai tiga fungsi paling dasar di Pandas: head(), info(), dan describe().

Singkatnya, head() bantu kamu ngintip isi data dari atas. Selanjutnya, info() ngasih gambaran struktur dataset, termasuk tipe data dan data yang kosong. Sementara itu, describe() ngasih ringkasan statistik dari data numerik, biar kamu makin paham karakteristik datanya.

Selain itu, semua langkah ini bisa langsung kamu coba ulang kapan aja di Colab tanpa perlu install apapun. Oleh karena itu, begitu udah pede sama dasar ini, kamu bisa lanjut praktikin pengecekan missing value, groupby, sampai visualisasi data di notebook yang sama.

πŸŽ‰ Keren!

Sekarang kamu udah praktik langsung eksplorasi data pakai Pandas di Google Colab, mulai dari ngintip data pakai head(), ngecek struktur pakai info(), sampai liat ringkasan statistik pakai describe(). Ini langkah awal yang penting banget sebelum masuk ke teknik olah data yang lebih rumit.


Ditulis oleh Aziz Achmad Juniar β€” Lihat Portofolio

Mau Kuasai Eksplorasi Data Awal: head(), describe(), info() di Pandas Sampai Bisa Praktik Langsung?

Materi ini juga kami ajarkan langsung di kelas Edusoft Center, dibimbing mentor, sampai kamu bisa praktik nyata β€” bukan cuma baca teori.

Tanya Kursus via WhatsApp Lihat contoh project nyata dari siswa kami →

Tags: data analystpandas
Previous Post
Next Post

Post comment

Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Monitoring Server Menggunakan Grafana dan Prometheus
  • Problem Framing: Cara Menentukan Business Question dari Data
  • Heatmap Korelasi dengan Seaborn
  • Tutorial Membersihkan dan Menstandarkan Data String di Pandas
  • Deteksi Outlier dengan IQR Method

Arsip

  • August 2026
  • July 2026
  • June 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • March 2019
  • February 2019
  • January 2019
  • December 2018
  • November 2018
  • October 2018
  • September 2018
  • August 2018
  • July 2018
  • June 2018
  • May 2018
  • April 2018
  • March 2018
  • February 2018
  • January 2018
  • December 2017
  • November 2017
  • October 2017
  • September 2017
  • August 2017
  • July 2017
  • June 2017
  • May 2017
  • April 2017
  • March 2017
  • February 2017
  • January 2017
  • December 2016
  • November 2016
  • October 2016
  • September 2016
  • August 2016
  • July 2016
  • June 2016
  • May 2016
  • April 2016
  • March 2016
  • February 2016
  • January 2016
  • December 2015
  • November 2015
  • October 2015
  • September 2015
  • August 2015
  • July 2015
  • June 2015
  • May 2015
  • April 2015
  • March 2015
  • February 2015
  • January 2015
  • December 2014
  • November 2014
  • October 2014
  • September 2014
  • August 2014
  • July 2014
  • June 2014
  • May 2014
  • April 2014
  • March 2014
  • February 2014
  • January 2014
  • December 2013
  • November 2013
  • October 2013
  • September 2013
  • August 2013
  • July 2013
  • June 2013
  • May 2013
  • April 2013
  • March 2013
  • February 2013
  • January 2013
  • December 2012
  • November 2012
  • October 2012
  • September 2012
  • August 2012
  • July 2012
  • June 2012
  • May 2012
  • April 2012
  • December 2011
  • November 2011

Tags

#EdusoftCenter apache web server dns server kursus android kursus database kursus dns dan web server kursus dns server kursus ethical hacking kursus hacking kursus jaringan kursus jaringan linux Kursus Komputer kursus komputer di solo kursus komputer di solo / surakarta kursus komputer di surakarta kursus linux Kursus Linux Forensics kursus linux networking kursus linux security kursus linux server kursus mikrotik kursus networking kursus network security kursus php Kursus PHP dan MySQL kursus php mysql kursus proxy kursus security kursus ubuntu kursus ubuntu server kursus web kursus web security kursus web server kursus wordpress kursus wordpress theme linux MySQL pelatihan komputer di solo PHP security training komputer training komputer di solo tutorial php ubuntu wordpress

Β© Edusoft Center - Kursus Komputer di Solo | 2010 - 2025 | Privacy Policy | Site Map | Portfolio Magang

All Right Reserved

WhatsApp us