Main Logo
  • Home
  • About
  • Kursus
    • Paket Kursus
    • Roadmap Profesi
  • Elearning
  • Blog
Daftar
Main Logo
  • Home
  • About
  • Kursus
    • Paket Kursus
    • Roadmap Profesi
  • Elearning
  • Blog

Implementasi Login Multi Role PHP MySQL (Studi Kasus Nyata)

  • January 14, 2026
  • oleh Edusoft Center
  • Pendahuluan
  • Tujuan Pembuatan Sistem
  • Tools yang Digunakan
  • Implementasi Singkat
  • 1. Membuat Folder Project
  • 2. Membuat Database dan Tabel
  • 3. Menambahkan Data Pengguna
  • 4. Membuat Koneksi Database
  • 5. Membuat Halaman Login
  • 6. Proses Login dan Session
  • 7. Redirect Berdasarkan Role
  • 8. Dashboard Admin dan Teknisi
  • Kesimpulan dan Pengembangan Selanjutnya

Pendahuluan

Pada pengembangan sistem informasi, fitur login menjadi bagian penting untuk membatasi hak akses pengguna. Setiap pengguna memiliki peran (role) yang berbeda, sehingga sistem harus mampu mengarahkan pengguna ke halaman sesuai dengan hak aksesnya. Pada artikel ini, penulis membahas implementasi sistem login multi role (Admin dan Teknisi)menggunakan PHP dan MySQL berdasarkan studi kasus sistem bengkel.

Tujuan Pembuatan Sistem

Tujuan dari pembuatan sistem ini adalah:

  • Menerapkan autentikasi login berbasis role
  • Mengelola sesi pengguna dengan aman
  • Mengarahkan pengguna ke dashboard sesuai perannya
  • Membuat sistem login sederhana namun fungsional

Tools yang Digunakan

  • PHP
  • MySQL
  • XAMPP (Apache & MySQL)
  • Text Editor (VS Code)

Implementasi Singkat

Sistem login dibuat menggunakan satu tabel pengguna yang menyimpan username, password, dan role. Setelah pengguna berhasil login, sistem menyimpan data role ke dalam session. Selanjutnya, sistem akan melakukan redirect otomatis ke halaman admin atau teknisi sesuai dengan role yang dimiliki pengguna.

Langkah Praktik Pembuatan Sistem

1. Membuat Folder Project

Langkah pertama adalah membuat folder project pada direktori htdocs dengan nama login_multirole. Folder ini akan menjadi tempat seluruh file sistem login disimpan.

Struktur folder project yang digunakan adalah sebagai berikut:

2. Membuat Database dan Tabel

Setelah folder project berhasil dibuat, langkah berikutnya adalah membuat database menggunakan phpMyAdmin. Database digunakan untuk menyimpan data pengguna yang dapat mengakses sistem.

Database dibuat dengan nama db_login_multirole. Di dalam database tersebut dibuat sebuah tabel bernama users yang berfungsi untuk menyimpan data akun pengguna beserta role-nya.

Struktur tabel users:

  • id (Primary Key)
  • username
  • password
  • role

Tabel ini memungkinkan sistem untuk membedakan hak akses antara admin dan teknisi.

Perintah SQL yang digunakan untuk membuat tabel:

3. Menambahkan Data Pengguna

Untuk memastikan sistem login dapat diuji dengan baik, dilakukan penambahan data pengguna secara langsung ke dalam tabel users. Data pengguna ini digunakan sebagai akun uji coba untuk membuktikan bahwa sistem login multi role berjalan dengan benar.

Dua jenis akun yang ditambahkan adalah akun Admin dan akun Teknisi, masing-masing dengan role yang berbeda.

Data pengguna yang ditambahkan:

  • Admin
    • Username: admin
    • Password: admin123
    • Role: admin
  • Teknisi
    • Username: teknisi
    • Password: teknisi123
    • Role: teknisi

Password disimpan dalam bentuk terenkripsi menggunakan fungsi MD5 untuk keperluan praktik.

Perintah SQL untuk menambahkan data pengguna:

4. Membuat Koneksi Database

Agar sistem login dapat mengakses data pengguna, diperlukan koneksi antara aplikasi web dan database MySQL. Koneksi database dibuat dalam satu file terpisah agar mudah digunakan kembali oleh file lain yang membutuhkan akses database.

File koneksi database dibuat dengan nama database.php dan disimpan di dalam folder config.

Kode koneksi database (config/database.php):

5. Membuat Halaman Login

Halaman login berfungsi sebagai antarmuka bagi pengguna untuk memasukkan username dan password. Halaman ini dibuat menggunakan HTML sederhana dan ditempatkan pada folder auth dengan nama file login.php.
Form login akan mengirimkan data ke file proses_login.php untuk diproses lebih lanjut.

Kode halaman login (auth/login.php):

6. Proses Login dan Session

Proses login bertujuan untuk memvalidasi data pengguna yang dimasukkan melalui form login. Proses ini dibuat dalam file proses_login.php dan diletakkan di folder auth.

Pada tahap ini, sistem akan:

  1. Mengambil data dari form login
  2. Mencocokkan data dengan database
  3. Menyimpan informasi pengguna ke dalam session

Kode proses login (auth/proses_login.php):

7. Redirect Berdasarkan Role

Setelah proses login berhasil dan session tersimpan, sistem akan melakukan pengecekan role pengguna. Berdasarkan role tersebut, pengguna akan diarahkan secara otomatis ke halaman dashboard yang sesuai.

Kode redirect ini diletakkan pada bagian akhir file proses_login.php.

Kode redirect berdasarkan role:

8. Dashboard Admin dan Teknisi

Dashboard dibuat terpisah untuk masing-masing role agar hak akses dapat dibatasi dengan baik. Halaman dashboard admin dibuat pada folder admin dengan nama file index.php, sedangkan dashboard teknisi dibuat pada folder teknisidengan nama file index.php.

Setiap dashboard dilengkapi dengan pengecekan session agar tidak dapat diakses tanpa login.

Dashboard Admin (admin/index.php)


Dashboard Teknisi (teknisi/index.php)

Kesimpulan dan Pengembangan Selanjutnya

Berdasarkan hasil praktik yang telah dilakukan, sistem login multi role menggunakan PHP dan MySQL berhasil diimplementasikan dengan baik. Sistem ini mampu membedakan hak akses pengguna berdasarkan peran, yaitu admin dan teknisi, serta mengarahkan pengguna ke halaman dashboard yang sesuai.

Penerapan session pada sistem login memastikan bahwa hanya pengguna yang telah terautentikasi yang dapat mengakses halaman tertentu. Dengan struktur kode yang sederhana dan terpisah berdasarkan fungsinya, sistem ini mudah dipahami dan dapat dikembangkan lebih lanjut sesuai kebutuhan.

Sebagai pengembangan selanjutnya, sistem login ini dapat ditingkatkan dari sisi keamanan dengan menggunakan enkripsi password yang lebih aman, menambahkan fitur manajemen pengguna, serta mengembangkan tampilan antarmuka agar lebih responsif dan menarik.

Tags: CSSloginlogoutmacbookMySQLPHPvscodexampp
Previous Post
Next Post

Post comment

Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Panduan Lengkap Clean Code dalam Rekayasa Perangkat Lunak: Prinsip, Teknik, dan Contoh Praktis
  • Website Toko Digital Siap Pakai: Solusi Otomatis untuk Bisnis Digital Anda
  • 🔐 Cara Membuat Show/Hide Password dengan JavaScript (Simple & Langsung Bisa!)
  • Tampilan Aplikasi SIPPO Berbasis Google Apps Script Web App
  • SIPADU RT: Solusi Modern Pengelolaan Pengaduan Warga RT/RW Berbasis Google Apps Script

Arsip

  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • March 2019
  • February 2019
  • January 2019
  • December 2018
  • November 2018
  • October 2018
  • September 2018
  • August 2018
  • July 2018
  • June 2018
  • May 2018
  • April 2018
  • March 2018
  • February 2018
  • January 2018
  • December 2017
  • November 2017
  • October 2017
  • September 2017
  • August 2017
  • July 2017
  • June 2017
  • May 2017
  • April 2017
  • March 2017
  • February 2017
  • January 2017
  • December 2016
  • November 2016
  • October 2016
  • September 2016
  • August 2016
  • July 2016
  • June 2016
  • May 2016
  • April 2016
  • March 2016
  • February 2016
  • January 2016
  • December 2015
  • November 2015
  • October 2015
  • September 2015
  • August 2015
  • July 2015
  • June 2015
  • May 2015
  • April 2015
  • March 2015
  • February 2015
  • January 2015
  • December 2014
  • November 2014
  • October 2014
  • September 2014
  • August 2014
  • July 2014
  • June 2014
  • May 2014
  • April 2014
  • March 2014
  • February 2014
  • January 2014
  • December 2013
  • November 2013
  • October 2013
  • September 2013
  • August 2013
  • July 2013
  • June 2013
  • May 2013
  • April 2013
  • March 2013
  • February 2013
  • January 2013
  • December 2012
  • November 2012
  • October 2012
  • September 2012
  • August 2012
  • July 2012
  • June 2012
  • May 2012
  • April 2012
  • December 2011
  • November 2011

Tags

#EdusoftCenter apache web server dns server kursus android kursus database kursus dns dan web server kursus dns server kursus ethical hacking kursus hacking kursus jaringan kursus jaringan linux Kursus Komputer kursus komputer di solo kursus komputer di solo / surakarta kursus komputer di surakarta kursus linux Kursus Linux Forensics kursus linux networking kursus linux security kursus linux server kursus mikrotik kursus networking kursus network security kursus php Kursus PHP dan MySQL kursus php mysql kursus proxy kursus security kursus ubuntu kursus ubuntu server kursus web kursus web security kursus web server kursus wordpress kursus wordpress theme linux MySQL pelatihan komputer di solo PHP security training komputer training komputer di solo tutorial php ubuntu wordpress

© Edusoft Center - Kursus Komputer di Solo | 2010 - 2025 | Privacy Policy | Site Map

All Right Reserved

WhatsApp us