Saat Anda menulis program menggunakan Python di VS Code, komputer perlu mengetahui bagaimana cara memperlakukan setiap informasi yang Anda ketikkan. Di dalam dunia pemrograman, format identifikasi informasi ini dikenal dengan istilah Tipe Data.
Sebagai analogi, Anda tidak akan menyimpan air di dalam kardus atau meletakkan buku di dalam botol kemasan. Begitupun dengan Python. Setiap jenis data memerlukan wadah yang tepat agar operasi kalkulasi maupun manipulasi teks di dalam sistem dapat berjalan optimal tanpa memicu terjadinya error.
1. Buka VS Code Anda, lalu buat sebuah file baru bernama
belajar_tipe_data.py.2. Pastikan ekstensi Python (dari Microsoft) sudah terinstal di VS Code Anda.
3. Tulis kode dari setiap langkah di bawah ini ke dalam file tersebut, lalu jalankan dengan klik tombol Play (Run Python File) di pojok kanan atas VS Code Anda.
Langkah 1: Menggunakan Tipe Data Integer (int)
Tipe data Integer digunakan untuk menyimpan nilai bilangan bulat. Artinya, tidak terdapat komponen desimal atau pecahan pada tipe data ini. Nilainya dapat berupa bilangan positif, nol, maupun bilangan negatif.
Di dalam praktik analisis data, tipe data integer digunakan untuk variabel hitung yang sifatnya pasti (diskret), seperti kuantitas barang, umur, tahun, atau nomor halaman.
Ketik kode berikut pada file di VS Code Anda:
stok_awal = 150
produk_terjual = 25
# 2. Melakukan operasi kalkulasi matematika
stok_akhir = stok_awal – produk_terjual
# 3. Menampilkan hasil ke terminal
print(“Sisa stok gudang:”, stok_akhir)
Langkah 2: Menggunakan Tipe Data Float (Desimal)
Apabila Anda perlu menyimpan data numerik yang memiliki pecahan atau angka di belakang koma, gunakan tipe data Float. Aturan mutlak pada pemrograman Python adalah menggunakan tanda titik (.) sebagai pemisah desimal, bukan tanda koma.
Tipe data float sangat krusial digunakan dalam kalkulasi yang membutuhkan presisi tinggi, seperti perhitungan finansial, titik koordinat GPS (Latitude/Longitude), atau rumus ilmiah.
Tambahkan kode berikut di bawah baris kode sebelumnya:
pi = 3.14159
jari_jari = 10.0
# 2. Menghitung luas lingkaran (operator ** artinya pangkat)
luas = pi * (jari_jari ** 2)
# 3. Mencetak hasil ke terminal VS Code
print(“Luas lingkaran:”, luas)
Langkah 3: Menggunakan Tipe Data String (str)
String merupakan tipe data berbentuk teks yang digunakan untuk menyimpan urutan karakter, kata, kalimat, maupun paragraf. Karakteristik utama penulisan string adalah teks wajib diapit oleh tanda petik tunggal ('...') atau tanda petik ganda ("...").
Apabila Anda menuliskan angka di dalam tanda petik, misalnya
angka = "100", VS Code akan mendeteksinya sebagai teks (string), bukan angka numerik. Konsekuensinya, variabel tersebut tidak dapat dijumlahkan secara matematis sebelum dikonversi.Tambahkan kode berikut di bawahnya:
nama_depan = “Budi”
nama_belakang = “Santoso”
# 2. Menggabungkan string menggunakan operator + (String Concatenation)
nama_lengkap = nama_depan + ” “ + nama_belakang
# 3. Mencetak teks gabungan
print(“Halo, selamat datang”, nama_lengkap)
Langkah 4: Menggunakan Tipe Data Datetime
Berbeda dengan tiga tipe data sebelumnya yang dapat langsung Anda deklarasikan, objek Datetime (tanggal dan waktu) dikelola melalui modul bawaan Python terpisah yang bernama datetime. Anda wajib menuliskan perintah import di bagian baris kode sebelum menggunakannya.
Jika data tanggal hanya Anda simpan sebagai String, Python tidak akan bisa melakukan operasi penanggalan, seperti mencari selisih hari pengerjaan proyek atau menghitung tanggal jatuh tempo.
Tambahkan fungsi import dan kode berikut di file Anda:
# 1. Menentukan tanggal target (Format: Tahun, Bulan, Hari)
deadline = datetime.date(2026, 7, 20)
# 2. Menentukan tanggal acuan hari ini
hari_ini = datetime.date(2026, 7, 13)
# 3. Menghitung selisih hari secara otomatis
sisa_waktu = deadline – hari_ini
print(“Sisa waktu pengerjaan:”, sisa_waktu.days, “hari”)
Langkah 5: Cara Memeriksa Tipe Data secara Otomatis
Saat Anda melakukan pengolahan data riil di dalam VS Code (misalnya mengimpor dokumen dari file Excel eksternal), format data sering kali berubah secara otomatis menjadi tipe data yang tidak terduga. Untuk memvalidasi jenis tipe data dari suatu variabel tanpa menebaknya, gunakan fungsi bawaan bernama type().
Tulis baris penutup kode ini untuk melakukan pengetesan:
skor_macet = 95
kategori_lokasi = “Gladag #1”
# Memeriksa klasifikasi tipe data masing-masing variabel
print(type(skor_macet))
print(type(kategori_lokasi))
<class ‘str’>
