Blog

Home  /  blog  /  Stress Testing-Jmeter

Stress Testing-Jmeter

Stress testing adalah pengujian atau testing guna mengetahui dan mengukur kemampuan software dalam menangani suatu kondisi yang tidak normal dari sisi volume ataupun kuantitas. Misalkan untuk mengetahui dan mengukur kekuatan sebuah website dalam menangani pengunjung dalam satu waktu secara bersamaan. Website tersebut setelah ditest diketahui maksimal 10.000 pengujung perdetik secara bersamaan.

Secara umum Apache Jmeter adalah sebuah tools yang memiliki fungsi sebagai berikut :

  • Sebuah Tool atau alat yang digunakan untuk melakukan performace test pada sebuah software.
  • Apache Jmeter dapat memberikan request dalam jumlah yang sangat banyak secara bersamaan dalam satu waktu pada server
  • Apache Jmeter dapat memberikan Analisa dan Laporan dari hasil pengujian

Berikut ini adalah requirement yang dibutuhkan untuk menjalankan Apache JMeter, yaitu :

  • JRE (Java Runtime Enviroment) >= 1.6
  • Operating Systems Unix (Solaris, Linux, etc), Windows (98, NT, XP, etc)

Test plan adalah sebuah perencanaan atau scenario untuk melakukan sebuah testing, berikut ini adalah contoh dalam melakukan test plan, yaitu :

  1. Melakukan stress test pada sebuah form
  2. Stress plan yang akan diberikan pada form tersebut adalah harus mampu menangani 10 request secara bersamaan dalam 1 detik
  3. Menyiapkan data untuk testing dengan menggunakan format csv, symbol semicolon atau titik-koma digunakan sebagai pemisah data, contoh:
  • Input teks nama (sebelum semicolon ke-1)
  • Select flag (sebelum semicolon ke-2)
  • Tombol simpan
  1. Buka Apache Jmeter
  2. Membuat thread, thread adalah sebuah kasus yang akan ditest
  • Name adalah nama thread
  • Number of Threads adalah pengunjung user yang mengakses dalam satu periode
  • Ramp-Up Periode adalah jangka waktu setiap periode
  • Loop Count adalah jumlah pengulangan thread
  1. Merekam aktivitas, merekam adalah proses yang dilakukan oleh Jmeter untuk mencatat/merekam halaman web/form aplikasi yang akan ditest pada thread tersebut
  2. Load data, load data proses adalah untuk memasukan data berformat *.csv yang telah kita siapkan sebelumnya agar dapat dibaca oleh Jmeter
  3. Mengaktifkan reporting testing, aktifkan View Result Tree untuk menampilkan laporan yang berisikan informasi dari setiap proses testing yang dilakukan oleh Jmeter
  4. Run stress testing
  5. Membaca hasil testing

Untuk mempercepat pemahaman ini, daftar segera kursus komputer di Edusoft Center. Ada puluhan paket kursus dengan trainer yg handal dan berpengalaman.

Info selengkapnya bisa hubungi

Office : 0271 745 2187
No XL : 08180 4542 586 (WA & Telegram Ada)
No Simpati : 082 22922 2121

atau

Bisa Langsung Registrasi Online lewat Formulir Online:
www.edusoftcenter.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.