Main Logo
  • Home
  • About
  • Kursus
    • Paket Kursus
    • Roadmap Profesi
  • Elearning
  • Blog
Daftar
Main Logo
  • Home
  • About
  • Kursus
    • Paket Kursus
    • Roadmap Profesi
  • Elearning
  • Blog

Mengenal Struktur Folder Project Analyst Profesional

  • July 1, 2026
  • oleh Edusoft Center

Dalam dunia Data Analyst, sebuah project tidak hanya berisi file kode dan dataset saja. Agar pekerjaan menjadi terstruktur, mudah dikembangkan, dan dapat dipahami oleh orang lain, seorang analyst perlu memiliki struktur folder project yang rapi dan profesional.

Struktur folder membantu seorang Data Analyst mengatur alur kerja mulai dari pengumpulan data, proses pembersihan, analisis, visualisasi, hingga penyusunan laporan akhir.

Mengapa Struktur Folder Penting?

Dalam project analisis data, biasanya terdapat banyak file seperti dataset, notebook, script Python, grafik, dan laporan. Jika semua file disimpan tanpa aturan, project akan sulit dikelola.

Dengan struktur folder yang baik, seorang analyst dapat:

  • Memisahkan data mentah dan data hasil proses
  • Menjaga project tetap rapi
  • Memudahkan kolaborasi dengan tim
  • Mempermudah proses dokumentasi
  • Membuat project terlihat profesional saat dibagikan melalui GitHub

Contoh Struktur Folder Project Analyst Profesional

project-data-analyst/

├── README.md
├── .gitignore

├── data/
│   ├── raw/
│   └── processed/

├── notebooks/

├── src/

├── reports/

├── images/

└── requirements.txt

Penjelasan Struktur Folder

1. README.md

README merupakan halaman utama sebuah project.

Berisi informasi seperti:

  • Deskripsi project
  • Tujuan analisis
  • Dataset yang digunakan
  • Tools yang digunakan
  • Kesimpulan hasil analisis

Contohnya seperti readme yang ada dibawah ini jika ingin melihat readmenya secara langsung sihlakan cek akun github saya https://github.com/juniorbenerd2-byte/simulasi-industri-junior-alfredo

README membantu orang lain memahami project tanpa harus membaca seluruh kode.


2. .gitignore

.gitignore digunakan untuk menentukan file yang tidak perlu dimasukkan ke repository GitHub.

Contohnya:

Biasanya dataset asli tidak diupload karena ukurannya besar atau memiliki informasi yang bersifat pribadi.


Folder Data

3. data/raw/

Folder ini menyimpan data asli dari sumber awal.

Contoh:

Data pada folder ini belum mengalami perubahan dan masih dalam kondisi mentah.


4. data/processed/

Folder ini menyimpan data yang sudah melalui proses pembersihan.

Contoh proses:

  • Menghapus data kosong
  • Menghilangkan data duplikat
  • Memperbaiki format data

Hasil akhirnya siap digunakan untuk analisis.


Folder Analisis

5. notebooks/

Folder ini berisi file Jupyter Notebook untuk proses analisis.

Contoh:

Urutan tersebut menggambarkan alur kerja Data Analyst:

Mengambil data → Membersihkan data → Menganalisis → Membuat visualisasi


Folder Source Code

6. src/

Berisi kode Python yang sudah dibuat lebih rapi dan dapat digunakan kembali.

Contoh:

src/

├── cleaning.py
├── analysis.py
└── visualization.py

Fungsinya agar kode tidak terlalu panjang di notebook dan lebih mudah dipelihara.


Folder Hasil

7. reports/

Folder ini menyimpan hasil akhir dari project.

Contoh:

Karena saya belum membuat projectnya jadi hanya ada .gitkeep

ini jika struktur project sudah ada isinya dan di simpan

reports/

├── dashboard/
└── laporan_analisis.pdf

Isi folder ini biasanya:

  • Dashboard
  • Grafik hasil analisis
  • Laporan insight

Berikut Folder yang tidak wajib tapi bisa berguna

Folder Pendukung 

8. images/

Berisi gambar yang digunakan untuk dokumentasi.

Contoh:

images/
└── grafik_penjualan.png

Biasanya digunakan untuk mempercantik tampilan README GitHub.


9. requirements.txt

Berisi daftar library Python yang digunakan.

Contoh:

pandas
numpy
matplotlib
seaborn
jupyter

File ini membantu orang lain menginstall kebutuhan project dengan mudah.


Alur Kerja Seorang Data Analyst

Secara sederhana prosesnya seperti ini:

Dataset Mentah
      ↓
Data Cleaning
      ↓
Data Processing
      ↓
Exploratory Data Analysis
      ↓
Visualization
      ↓
Insight & Report

Seorang Data Analyst tidak hanya membuat grafik, tetapi juga mengubah data mentah menjadi informasi yang dapat membantu pengambilan keputusan.

Kesimpulan

Struktur folder project merupakan salah satu kebiasaan penting bagi seorang Data Analyst profesional. dengan penataan folder yang baik, project menjadi lebih mudah dipahami, dikembangkan, dan dipresentasikan.

Menguasai struktur project sejak awal akan membantu membangun kebiasaan kerja seperti yang digunakan dalam lingkungan industri.

Previous Post
Next Post

Post comment

Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Mengenal Perintah Dasar Git: Commit, Push, Pull, dan Perintah Penting Lainnya
  • Cara Membuat README Profesional di GitHub
  • Cara Install Python dan Jupyter Notebook untuk Data Analysis
  • Mengenal Struktur Folder Project Analyst Profesional
  • Panduan Lengkap Clean Code dalam Rekayasa Perangkat Lunak: Prinsip, Teknik, dan Contoh Praktis

Arsip

  • July 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • March 2019
  • February 2019
  • January 2019
  • December 2018
  • November 2018
  • October 2018
  • September 2018
  • August 2018
  • July 2018
  • June 2018
  • May 2018
  • April 2018
  • March 2018
  • February 2018
  • January 2018
  • December 2017
  • November 2017
  • October 2017
  • September 2017
  • August 2017
  • July 2017
  • June 2017
  • May 2017
  • April 2017
  • March 2017
  • February 2017
  • January 2017
  • December 2016
  • November 2016
  • October 2016
  • September 2016
  • August 2016
  • July 2016
  • June 2016
  • May 2016
  • April 2016
  • March 2016
  • February 2016
  • January 2016
  • December 2015
  • November 2015
  • October 2015
  • September 2015
  • August 2015
  • July 2015
  • June 2015
  • May 2015
  • April 2015
  • March 2015
  • February 2015
  • January 2015
  • December 2014
  • November 2014
  • October 2014
  • September 2014
  • August 2014
  • July 2014
  • June 2014
  • May 2014
  • April 2014
  • March 2014
  • February 2014
  • January 2014
  • December 2013
  • November 2013
  • October 2013
  • September 2013
  • August 2013
  • July 2013
  • June 2013
  • May 2013
  • April 2013
  • March 2013
  • February 2013
  • January 2013
  • December 2012
  • November 2012
  • October 2012
  • September 2012
  • August 2012
  • July 2012
  • June 2012
  • May 2012
  • April 2012
  • December 2011
  • November 2011

Tags

#EdusoftCenter apache web server dns server kursus android kursus database kursus dns dan web server kursus dns server kursus ethical hacking kursus hacking kursus jaringan kursus jaringan linux Kursus Komputer kursus komputer di solo kursus komputer di solo / surakarta kursus komputer di surakarta kursus linux Kursus Linux Forensics kursus linux networking kursus linux security kursus linux server kursus mikrotik kursus networking kursus network security kursus php Kursus PHP dan MySQL kursus php mysql kursus proxy kursus security kursus ubuntu kursus ubuntu server kursus web kursus web security kursus web server kursus wordpress kursus wordpress theme linux MySQL pelatihan komputer di solo PHP security training komputer training komputer di solo tutorial php ubuntu wordpress

© Edusoft Center - Kursus Komputer di Solo | 2010 - 2025 | Privacy Policy | Site Map

All Right Reserved

WhatsApp us