Variabel adalah tempat penyimpanan data dalam program — sesuatu yang bisa diisi dengan nilai (angka, teks, dsb) lalu dipanggil dan dimanipulasi kembali di bagian lain kode.
Analogi Sederhana
Bayangkan Anda punya toko pakaian dan ingin mencatat stok. Anda menyiapkan dua “wadah” pencatatan: satu untuk jaket, satu untuk kemeja. Supaya tidak lupa mana yang mana, Anda beri nama tiap wadah — misalnya jumlah_jaket dan jumlah_kemeja. Itulah konsep variabel: wadah bernama yang menyimpan sebuah nilai.
Aturan penamaan variabel di PHP: harus diawali huruf atau underscore (bukan angka), tidak boleh mengandung spasi, dan bersifat case-sensitive ($Total berbeda dengan $total).
Sintaks Variabel di PHP
Di PHP, setiap variabel wajib diawali tanda dolar ($) langsung menempel ke nama variabel — tanpa spasi — dan setiap baris kode diakhiri titik koma (;):
$jumlah_jaket = 10; $jumlah_kemeja = 25;
Kesalahan paling umum bagi pemula: menulis $ jumlah_jaket (ada spasi setelah $) — ini akan memicu parse error karena PHP menganggapnya bukan nama variabel yang valid. Kesalahan umum kedua adalah lupa titik koma di akhir baris.
Menggabungkan Nilai Variabel
Variabel bisa dijumlahkan seperti operasi matematika biasa:
$jumlah_jaket = 10; $jumlah_kemeja = 25; $total_pakaian = $jumlah_jaket + $jumlah_kemeja; echo $total_pakaian; // hasil: 35
Operator + di sini menjumlahkan nilai kedua variabel, hasilnya disimpan ke variabel baru $total_pakaian. Bisa juga langsung dengan angka literal:
$total_pakaian = 10 + 35 + 7 + 38 + 1250; echo $total_pakaian; // hasil: 1340
Tipe Data Variabel
PHP bersifat loosely typed — tipe data variabel ditentukan otomatis dari nilai yang diisikan, tidak perlu dideklarasikan manual seperti di beberapa bahasa lain:
Mau Kuasai Mengenal Variabel PHP Sampai Bisa Praktik Langsung?
Materi ini juga kami ajarkan langsung di kelas Edusoft Center, dibimbing mentor, sampai kamu bisa praktik nyata — bukan cuma baca teori.
Tanya Kursus via WhatsApp Lihat contoh project nyata dari siswa kami →
$nama = "Budi"; // string (teks) $umur = 25; // integer (angka bulat) $tinggi = 170.5; // float (angka desimal) $aktif = true; // boolean (true/false)
Kenapa muncul parse error saat mendeklarasikan variabel di PHP?
Penyebab paling umum: ada spasi antara tanda dolar dan nama variabel (harus $nama, bukan $ nama), atau lupa menambahkan titik koma di akhir baris kode.
Apakah tipe data variabel PHP harus dideklarasikan secara manual?
Tidak. PHP bersifat loosely typed — tipe data (string, integer, float, boolean) ditentukan otomatis berdasarkan nilai yang diisikan ke variabel, berbeda dengan bahasa strongly typed seperti Java atau C yang mewajibkan deklarasi tipe di awal.
Apa aturan penamaan variabel yang valid di PHP?
Nama variabel harus diawali huruf atau underscore (bukan angka), hanya boleh berisi huruf, angka, dan underscore (tanpa spasi atau simbol lain), serta bersifat case-sensitive sehingga $total dan $Total dianggap dua variabel berbeda.
Belajar PHP dari dasar sampai bikin aplikasi web dinamis bisa diikuti di Kursus PHP & MySQL Native Edusoft Center.
Direview oleh Komarudin Syarif — Trainer Edusoft Center.
Terakhir diperbarui: 11 Agustus 2026.
Mau Kuasai Mengenal Variabel PHP Sampai Bisa Praktik Langsung?
Materi ini juga kami ajarkan langsung di kelas Edusoft Center, dibimbing mentor, sampai kamu bisa praktik nyata — bukan cuma baca teori.
Tanya Kursus via WhatsApp Lihat contoh project nyata dari siswa kami →