Main Logo
  • Home
  • About
  • Kursus
    • Paket Kursus
    • Roadmap Profesi
    • Data & AI
      • Data Analyst
      • Data Scientist
      • AI Engineer
      • Data Engineer
      • Business Intelligence (BI) Specialist
    • Infrastruktur & Keamanan
      • Network Engineer
      • System Engineer
      • DevOps Engineer
      • Security Engineer
      • Cloud Engineer
    • Programming & Web Development
      • Web & App Developer
      • Web Developer
      • WordPress Developer
      • Mobile Developer
    • Spesialisasi
      • Blockchain Engineer
      • IOT Engineer
      • Digital Marketing Specialist
  • Elearning
  • Blog
  • Portfolio
Daftar
Main Logo
  • Home
  • About
  • Kursus
    • Paket Kursus
    • Roadmap Profesi
    • Data & AI
      • Data Analyst
      • Data Scientist
      • AI Engineer
      • Data Engineer
      • Business Intelligence (BI) Specialist
    • Infrastruktur & Keamanan
      • Network Engineer
      • System Engineer
      • DevOps Engineer
      • Security Engineer
      • Cloud Engineer
    • Programming & Web Development
      • Web & App Developer
      • Web Developer
      • WordPress Developer
      • Mobile Developer
    • Spesialisasi
      • Blockchain Engineer
      • IOT Engineer
      • Digital Marketing Specialist
  • Elearning
  • Blog
  • Portfolio

Eksplorasi Data Awal: head(),describe(),info() di pandas

  • April 18, 2026
  • oleh Aziz Achmad Juniar
Eksplorasi Data Awal: head(), describe(), info() di Pandas

Eksplorasi Data Awal: head(), describe(), info() di Pandas

Sebelum buru-buru bikin analisis atau visualisasi dari dataset baru, cara tercepat buat kenalan sama datanya adalah lewat tiga fungsi Pandas ini: head() buat ngintip isi data, info() buat cek struktur dan data kosong, dan describe() buat ringkasan statistiknya.

Ketiga langkah ini termasuk tahap yang disebut Exploratory Data Analysis (EDA) — proses wajib sebelum lanjut ke analisis lebih dalam, supaya kamu tahu dulu ada berapa baris, kolomnya apa aja, dan apakah ada data yang kosong sebelum kepalang bikin kesimpulan yang keliru.

Di tutorial ini kita praktik langsung pakai Google Colab — platform gratis dari Google buat nulis dan jalanin kode Python langsung dari browser, tanpa perlu install apa-apa.

💡 Kenapa Pakai Google Colab buat Praktik Ini?

  • Gratis dan bisa diakses dari browser mana aja.
  • Nggak perlu install Python atau library apapun di laptop.
  • Library kayak Pandas udah otomatis tersedia.
  • Bisa nyimpen kerjaan langsung ke Google Drive.
  • Cocok banget buat belajar dan eksperimen data.

1. Gimana Cara Buka Google Colab buat Pertama Kali?

Sebelum mulai ngoding, kita buka dulu Google Colab-nya:

  • Buka browser, kunjungi colab.research.google.com.
  • Login pakai akun Google kamu (kalau belum login).
  • Klik tombol New notebook buat bikin notebook kosong.

Colab bakal langsung bikinin notebook kosong dengan judul default kayak Untitled0.ipynb. Di dalamnya ada satu kotak kosong yang disebut cell — di situlah nanti kita nulis dan jalanin kode Python.

Tampilan Google Colab saat membuat notebook baru

Tips: Buat jalanin kode di satu cell, tinggal klik cell-nya terus tekan Shift + Enter. Colab otomatis pindah ke cell berikutnya.


2. Kenapa Perlu Import Pandas dan Siapin Data Dulu?

Karena di Colab kita belum tentu punya file CSV yang di-upload, di tutorial ini data contoh dibikin langsung lewat kode — biar kamu bisa langsung praktik tanpa perlu upload file apapun dulu.

Menyiapkan Data Contoh

import pandas as pd

data = {
    'id': [1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8],
    'nama_produk': ['Kaos', 'Celana', 'Topi', 'Jaket', 'Sepatu', 'Tas', 'Kacamata', 'Ikat Pinggang'],
    'kategori': ['Atasan', 'Bawahan', 'Aksesoris', 'Atasan', 'Sepatu', 'Aksesoris', 'Aksesoris', 'Aksesoris'],
    'harga': [75000, 120000, 45000, 250000, 300000, None, 90000, 60000],
    'jumlah_terjual': [120, 85, 60, 40, 55, 30, None, 70]
}

df = pd.DataFrame(data)

Tekan Shift + Enter buat jalanin cell ini. Kalau nggak muncul error, artinya Pandas berhasil di-import dan data contohnya udah siap disimpan di variabel df.

Import Pandas dan menyiapkan data di Google Colab

Catatan: Kalau kamu punya file CSV sendiri, tinggal upload dulu ke Colab lewat ikon folder di sidebar kiri, terus baca datanya pakai pd.read_csv('nama_file.csv') menggantikan bagian bikin data manual di atas.


3. `head()` — Kenapa Perlu Ngintip Data Duluan?

Sebelum ngeluarin kesimpulan apa pun, saya selalu intip dulu beberapa baris data lewat head(), supaya langsung kelihatan kolom apa aja yang ada dan tipe datanya kayak gimana — tanpa perlu buka seluruh dataset yang mungkin isinya ribuan baris.

Menampilkan 5 Baris Pertama

df.head()

Secara default, head() bakal nampilin 5 baris pertama:

idnama_produkkategorihargajumlah_terjual
1KaosAtasan75000.0120.0
2CelanaBawahan120000.085.0
3TopiAksesoris45000.060.0
4JaketAtasan250000.040.0
5SepatuSepatu300000.055.0
Hasil output df.head() di Google Colab

Kalau mau nampilin lebih dari 5 baris, tinggal isi angkanya di dalam kurung, misalnya df.head(8) buat nampilin semua 8 baris data kita.


4. `info()` — Kenapa Struktur Data Wajib Dicek di Awal?

info() penting banget dijalanin di awal, sebab bisa langsung ketauan kalau ada data yang kosong atau tipe datanya nggak sesuai — dua hal yang kalau kelewat bisa bikin analisis selanjutnya jadi keliru.

Cek Struktur Dataset

Mau Kuasai Eksplorasi Data Awal: head(),describe(),info() di pandas Sampai Bisa Praktik Langsung?

Materi ini juga kami ajarkan langsung di kelas Edusoft Center, dibimbing mentor, sampai kamu bisa praktik nyata — bukan cuma baca teori.

Tanya Kursus via WhatsApp Lihat contoh project nyata dari siswa kami →

df.info()
<class 'pandas.core.frame.DataFrame'>
RangeIndex: 8 entries, 0 to 7
Data columns (total 5 columns):
 #   Column          Non-Null Count  Dtype  
---  ------          --------------  -----  
 0   id              8 non-null      int64  
 1   nama_produk     8 non-null      object 
 2   kategori        8 non-null      object 
 3   harga           7 non-null      float64
 4   jumlah_terjual  7 non-null      float64
dtypes: float64(2), int64(1), object(2)
memory usage: 452.0+ bytes
Hasil output df.info() di Google Colab

Dari output ini, kolom harga dan jumlah_terjual ternyata cuma punya 7 data non-null dari total 8 baris — artinya ada 1 data kosong di masing-masing kolom itu (inget, tadi sengaja diisi None pas bikin datanya).

Bagian OutputArtinya
RangeIndexJumlah total baris dalam dataset
ColumnNama-nama kolom yang ada di dataset
Non-Null CountJumlah data yang terisi (bukan kosong) di tiap kolom
DtypeTipe data tiap kolom, misalnya int64, float64, atau object

Tips: Kalau nemu kolom yang Non-Null Count-nya lebih kecil dari total baris, itu tandanya ada missing value yang perlu ditangani sebelum lanjut analisis.


5. `describe()` — Kenapa Ringkasan Statistik Perlu Dilihat?

Setelah tau struktur datanya lewat info(), langkah berikutnya adalah liat “angka-angka penting” dari data numerik pakai describe() — fungsi ini ngasih ringkasan statistik dasar cuma dengan satu baris kode.

Ringkasan Statistik

df.describe()
idhargajumlah_terjual
count8.0000007.0000007.000000
mean4.500000134285.7165.714286
std2.449490100017.8630.059465
min1.00000045000.0030.000000
25%2.75000067500.0047.500000
50%4.50000090000.0060.000000
75%6.250000185000.0077.500000
max8.000000300000.00120.000000
Hasil output df.describe() di Google Colab
IstilahArtinya
countJumlah data yang keisi di kolom itu
meanNilai rata-rata dari data
stdStandar deviasi, ukuran seberapa nyebar datanya
min / maxNilai paling kecil dan paling besar di kolom itu
25%, 50%, 75%Kuartil, titik-titik pembagi sebaran data

Tips: Mau liat ringkasan buat kolom teks (kategorikal) kayak nama_produk atau kategori? Tinggal tambahin parameter include='object': df.describe(include='object')


Kesalahan Apa yang Sering Dilakukan Pemula?

  • Ngira head() nampilin seluruh data, padahal defaultnya cuma 5 baris pertama.
  • Lewatin info() dan langsung analisis, padahal ada missing value yang belum ketahuan.
  • Salah baca kuartil di describe(), dikira itu nilai rata-rata padahal beda dengan mean.
  • Lupa jalanin cell import Pandas duluan, sehingga NameError: name 'pd' is not defined muncul di cell berikutnya.

Biar Nggak Lupa, Ini Rangkuman Langkah-Langkahnya

LangkahYang DilakuinKode
1Buka Google Colab, bikin notebook baru–
2Import Pandas, siapin dataimport pandas as pd
3Ngintip beberapa baris pertamadf.head()
4Cek struktur & missing valuedf.info()
5Liat ringkasan statistikdf.describe()

Kalau Digabung, Alurnya Kayak Gini

🌐 Buka Google Colab
⬇
📥 Import Pandas & Siapin Data
⬇
👀 head() — Intip Datanya
⬇
🧱 info() — Cek Struktur & Missing Value
⬇
📊 describe() — Ringkasan Statistik
⬇
✅ Siap Lanjut ke Analisis / Cleaning

📝 Catatan Dikit

Ketiga fungsi ini sifatnya cuma buat “liat-liat” doang, nggak ngubah data aslinya sama sekali. Jadi aman dijalanin kapan aja di Colab, bahkan berkali-kali, tanpa takut datanya kenapa-kenapa.

Abis Ini Belajar Apa Lagi?

🚀 Kalau udah pede sama head(), info(), dan describe() di Colab, lanjut aja praktikin materi-materi ini di cell baru:

  • isnull().sum() — buat ngecek total data kosong per kolom
  • value_counts() — buat ngitung frekuensi data kategorikal
  • dropna() & fillna() — buat nanganin data kosong
  • shape & columns — buat cek dimensi dataset
  • groupby() — buat ngelompokin data
  • Visualisasi data pakai Matplotlib / Seaborn (juga udah tersedia di Colab)

Penutup

Lewat tutorial ini, kamu udah praktik langsung di Google Colab buat eksplorasi data awal pakai tiga fungsi paling dasar di Pandas: head() bantu ngintip isi data dari atas, info() ngasih gambaran struktur dataset termasuk data yang kosong, dan describe() ngasih ringkasan statistik dari data numerik.

Semua langkah ini bisa langsung kamu coba ulang kapan aja di Colab tanpa perlu install apapun. Begitu udah pede sama dasar ini, kamu bisa lanjut praktikin pengecekan missing value, groupby, sampai visualisasi data di notebook yang sama.

🎉 Keren!

Sekarang kamu udah praktik langsung eksplorasi data pakai Pandas di Google Colab, mulai dari ngintip data pakai head(), ngecek struktur pakai info(), sampai liat ringkasan statistik pakai describe(). Ini langkah awal yang penting banget sebelum masuk ke teknik olah data yang lebih rumit.

Ditulis oleh Aziz Achmad Juniar

Mau Kuasai Eksplorasi Data Awal: head(),describe(),info() di pandas Sampai Bisa Praktik Langsung?

Materi ini juga kami ajarkan langsung di kelas Edusoft Center, dibimbing mentor, sampai kamu bisa praktik nyata — bukan cuma baca teori.

Tanya Kursus via WhatsApp Lihat contoh project nyata dari siswa kami →

Tags: data analistgoogle colabpandasPandas Python Data Cleaning Data Preprocessing Data Science Data Analysis String Tutorial Python Data Wrangling Pandas Tutorial
Previous Post
Next Post

Post comment

Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Cara Membuat GitHub Pages untuk Portofolio Data Analyst
  • Your Data, Your Rules: Mengapa Self-Hosted Cloud Storage Penting di 2026?
  • Cara Deploy Notebook ke GitHub dengan Dokumentasi Lengkap
  • Menentukan Perangkat Jaringan Bermasalah Menggunakan SQL
  • Navbar Berantakan di HP? Ini Rahasia Bikin Navbar Responsive Auto Rapi Pakai Flexbox

Arsip

  • September 2026
  • August 2026
  • July 2026
  • June 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • March 2019
  • February 2019
  • January 2019
  • December 2018
  • November 2018
  • October 2018
  • September 2018
  • August 2018
  • July 2018
  • June 2018
  • May 2018
  • April 2018
  • March 2018
  • February 2018
  • January 2018
  • December 2017
  • November 2017
  • October 2017
  • September 2017
  • August 2017
  • July 2017
  • June 2017
  • May 2017
  • April 2017
  • March 2017
  • February 2017
  • January 2017
  • December 2016
  • November 2016
  • October 2016
  • September 2016
  • August 2016
  • July 2016
  • June 2016
  • May 2016
  • April 2016
  • March 2016
  • February 2016
  • January 2016
  • December 2015
  • November 2015
  • October 2015
  • September 2015
  • August 2015
  • July 2015
  • June 2015
  • May 2015
  • April 2015
  • March 2015
  • February 2015
  • January 2015
  • December 2014
  • November 2014
  • October 2014
  • September 2014
  • August 2014
  • July 2014
  • June 2014
  • May 2014
  • April 2014
  • March 2014
  • February 2014
  • January 2014
  • December 2013
  • November 2013
  • October 2013
  • September 2013
  • August 2013
  • July 2013
  • June 2013
  • May 2013
  • April 2013
  • March 2013
  • February 2013
  • January 2013
  • December 2012
  • November 2012
  • October 2012
  • September 2012
  • August 2012
  • July 2012
  • June 2012
  • May 2012
  • April 2012
  • December 2011
  • November 2011

Tags

apache web server dns server kursus android kursus database kursus dns dan web server kursus dns server kursus ethical hacking kursus hacking kursus jaringan kursus jaringan linux Kursus Komputer kursus komputer di solo kursus komputer di solo / surakarta kursus komputer di surakarta kursus linux Kursus Linux Forensics kursus linux networking kursus linux security kursus linux server kursus mikrotik kursus networking kursus network security kursus php Kursus PHP dan MySQL kursus php mysql kursus proxy kursus security kursus ubuntu kursus ubuntu server kursus web kursus web security kursus web server kursus wordpress kursus wordpress theme linux MySQL pelatihan komputer di solo PHP python security training komputer training komputer di solo tutorial php ubuntu wordpress

© Edusoft Center - Kursus Komputer di Solo | 2010 - 2026 | Privacy Policy | Site Map | Portfolio Magang | Butuh tim kami langsung yang mengerjakan? Lihat layanan implementasi →

All Right Reserved

WhatsApp us