Pada bagian ini, kita akan membangun web kasir kafe dari nol hingga siap digunakan. Sistem kasir ini dirancang agar sederhana, mudah dipahami, dan cocok untuk usaha kafe kecil hingga menengah.
1. Konsep Sistem Kasir yang Dibangun
Sistem kasir yang dibuat memiliki fungsi utama sebagai berikut:
- Kasir menginput transaksi melalui halaman web
- Sistem menghitung total pembayaran secara otomatis
- Data transaksi disimpan ke Google Sheets
- Pemilik kafe dapat melihat data penjualan secara real-time
Google Sheets berperan sebagai database, sedangkan Google Apps Script bertindak sebagai backend server sekaligus penghubung antara web dan spreadsheet.
2. Menyiapkan Google Sheets sebagai Database Kasir
Langkah pertama adalah menyiapkan Google Sheets yang akan digunakan untuk menyimpan data transaksi.

Buat sebuah spreadsheet baru dengan nama Kasir Kafe, lalu buat satu sheet dengan nama Transaksi.
Gunakan struktur kolom berikut:
- Tanggal
- Nama Produk
- Harga
- Jumlah
- Total
Struktur ini sudah cukup untuk mencatat transaksi kasir harian dan dapat dikembangkan menjadi laporan penjualan di kemudian hari.
Google Sheets ini nantinya akan diisi otomatis oleh sistem setiap kali kasir menyimpan transaksi.
3. Membuat Backend Web Kasir dengan Google Apps Script

Setelah Google Sheets siap, buka menu Extensions → Apps Script.
Hapus kode default, lalu masukkan kode berikut:
Penjelasan fungsi:
doGet()digunakan untuk menampilkan halaman web kasirsimpanTransaksi()menerima data dari web, menghitung total, lalu menyimpan ke Google Sheets
Kode ini menjadi inti backend sistem kasir.
4. Membuat Tampilan Web Kasir (Frontend HTML)
Selanjutnya, buat tampilan web kasir.
Di Apps Script, klik File → New → HTML, beri nama index, lalu isi dengan kode berikut:

Tampilan ini berfungsi sebagai antarmuka kasir yang sederhana, cepat, dan mudah digunakan.
5. Deploy Web Kasir sebagai Web App
Agar web kasir bisa diakses melalui browser, lakukan deploy:

- Klik Deploy → New deployment
- Pilih Web app
- Execute as: Me
- Who has access: Anyone
- Klik Deploy
Setelah itu, Google akan memberikan URL Web App.
URL inilah yang digunakan kasir untuk mengakses sistem kasir kafe.
6. Hasil Akhir yang Diperoleh
Setelah sistem berhasil di-deploy, kasir dapat langsung menggunakan web kasir melalui browser. Setiap transaksi yang diinput akan otomatis:

- Dihitung totalnya
- Disimpan ke Google Sheets
- Tercatat lengkap dengan tanggal transaksi
Pemilik kafe dapat membuka Google Sheets untuk melihat data penjualan tanpa perlu aplikasi tambahan. Semua data tersimpan secara cloud dan dapat diakses kapan saja.
Kesimpulan
Web kasir kafe dapat dibuat dengan mudah menggunakan Google Apps Script dan Google Sheets tanpa biaya tambahan. Dengan pendekatan ini, Google Sheets berfungsi sebagai database, sementara Apps Script bertindak sebagai backend sekaligus web server.
Sistem ini cocok untuk usaha kafe kecil yang membutuhkan solusi kasir sederhana, fleksibel, dan mudah dikembangkan.
Penutup
Membangun web kasir menggunakan Google Apps Script adalah contoh nyata pemanfaatan teknologi sederhana untuk kebutuhan bisnis. Dengan pemahaman dasar HTML, JavaScript, dan Apps Script, siapa pun dapat membuat sistem kasir sendiri yang efisien dan praktis.
Web kasir ini masih dapat dikembangkan lebih lanjut, seperti menambahkan daftar produk, laporan penjualan otomatis, atau fitur cetak struk. Namun sebagai fondasi, sistem ini sudah cukup untuk mendukung operasional kafe sehari-hari.
